Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

WTI Bali Berharap Dapat Bersinergi Dengan Program TP PKK

Bali Tribune/Ny. Putri Suastini Koster saat menerima audensi ketua DPD WTI Bali.


balitribune.co.id | Denpasar -Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster menerima audiensi Ketua Umum DPD Wanita Tani Indonesia (WTI) Provinsi Bali Tutik Kusuma Wardhani di ruang pertemuan Gedung Jayasabha.

 
Dalam pertemuan tersebut, Tuti berharap kepengurusan DPD WTI Provinsi Bali bisa mensinergikan program kerja WTI dengan TP PKK Provinsi Bali. Untuk itu, ia menyatakan kesiapan dalam mendukung program TP PKK, utamanya yang berkaitan dengan wanita tani.
 

Menanggapi hal tersebut, Bunda Putri menyampaikan ada beberapa program yang bersinggungan dengan keberadaan wanita tani. Program tersebut antara lain gerakan mewujudkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HATINYA PKK), pelestarian tanaman endemik Bali, upaya mengembalikan sistem pertanian organik hingga budidaya tanaman kapas untuk mendukung pelestarian tenun tradisional Bali. Lebih jauh ia menguraikan tentang gerakan HATINYA PKK.

 
Diuraikan olehnya, program ini terkesan sangat mudah diucapkan, namun pada tataran implementasi masih membutuhkan upaya yang lebih keras lagi. Lanjutnya, hingga saat ini masih ada bias penafsiran dalam eksekusi program HATINYA PKK.
 
Selain itu, ia melihat belum ada konsistensi dalam pelaksanaan program ini karena penataan halaman rumah baru dilakukan saat ada tim yang turun ke lapangan. "Kita berharap WTI bisa bersinergi dengan TP PKK dalam penguatan program ini," ujar wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali ini. 
 
Dirinya juga menyinggung upaya pelestarian tanaman kasna di Kabupaten Karangasem. Terkait dengan hal ini, menurutnya WTI dapat mengambil peran dalam upaya pelestarian kasna agar bisa mensejahterakan warga sekitar.
 
"Tanaman ini penting untuk dilestarikan karena sangat khas dan hanya bisa tumbuh dengan baik di kaki Gunung Agung. Jika WTI bisa mengambil peran mempopulerkan tanaman kasna, ini akan tercatat dalam sejarah dan mengangkat nama organisasi ," lanjutnya.
 
Pada bagian lain, ia juga mendorong peran WTI dalam mengembalikan budidaya tanaman kapas karena berkaitan dengan upaya pelestarian tenun Bali. "Saya ingin Bali memiliki pabrik benang yang bahan bakunya dari petani kapas lokal," harapnya.
 

Lebih dari itu, WTI juga bisa menjalankan program pendampingan terhadap Kelompok Wanita Tani (KWT). Pendampingan tak hanya bisa dilakukan secara langsung, tapi bisa juga dengan memanfaatkan teknologi.

wartawan
HMS
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.