Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wujudkan Gianyar Bersih, Nyaman dan Aman, DLH Kumpulkan Mandor Kebersihan

Bali Tribune / ARAHAN - Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar I Wayan Kujus Pawitra memberi arahan kepada puluhan mandor bidang kebersihan, Rabu ( 18/11).

balitribune.co.id | GianyarMasa pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar untuk mewujudkan Gianyar bersih, sehat, nyaman, dan aman. Semangat ini makin terbangkitkan lagi oleh kebijakan Pemkab Gianyar yang terus-menerus menata atau mempercantik kawasan taman dan fasilitas umum.

Guna mempertegas pelaksanaan tupoksi bidang kebersihan tersebut, Plt Kepala DLH Gianyar I Wayan Kujus Pawitra mengumpulkan seluruh mandor tenaga kebersihan lingkungan DLH, Rabu (18/11). Dalam pertemuan itu, seluruh mandor bertekad untuk mewujudkan Gianyar bersih, sehat, nyaman, dan aman.

Pertemuam tersebut penuh kekompakan itu. Para mandor tampak antusias mengaprsiasi penegasan tupoksi bidang kebersihan tersebut. Kujus Pawitra meminta kepada seluruh mandor baik penyapuan dan pengangkutan, agar lebih mengintensifkan kinerja. Aktivitas pembersihan atau penyapuan tak cukup terkonsentrasi di jalan raya dan fasilitas umum. Penciptaan kebersihan agar diintensifkan hingga ke area-area pertamanan. Tak boleh lagi ada keterlambatan pengangkutan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dirinya menegaskan hal itu karena Gianyar kini terus menggenjot penciptaan kebersihan baik di kawasan fasilitas umum dan pertamanan kota. Area dimaksud, antara lain, Jalan Dharma Giri, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, kawasan Kota Gianyar, Lapangan Astina Raya Gianyar, da sekitarnya. Kawasan ini kini makin tampak cantik terutama median dan bahu jalan dengan taman-taman bunga penuh warna-warni. ‘’Taman taman kini dominan pohon berbunga. Maka tak hanya menuntut kebersihan, juga penataan keasrian. Sebuah area pertamanan tak akan bernilai apa-apa, jika kebersihannya tidak terjaga dengan baik dan konsisten," jelas pejabat asal Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar ini.

Pada kesempatan itu, Camat Gianyar termuda tahun 2006 ini menekankan, progres pembangunan di Gianyar sangat sejalan dengan pelayanan kebersihan. Oleh karena itu, guna memastikan Gianyar ini tetap indah, nyaman, dan aman, maka harus diimbangi dengan intensitas kinerja petugas penyapuan dan pengangkutan sampah. ‘’Di mana-mana, tak akan ada keindahan dan kenyamanan tanpa kebersihan," tegasnya lagi.

Khusus kepada petugas pengangkutan sampah, Kujus Pawitra meminta para mandor kebersihan memastikan sampah di masing-masing TPS tidak mengusik kenyamanan wilayah. Caranya, tingkatkan intensitas pengangkutan sampah hingga tidak ada lagi penumpukan sampah di TPS, apalagi sampai meluber. Penerapan jadwal pengangkutan sampah agar diperketat dan ditambah. Setelah pengangkutan, mandor agar mengecek ulang guna memastikan seluruh sampah di wilayah kerja, terangkut dan tidak ada yang tercecer. "Kita harus menyadari, bahwa peningkaatn kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan pasti berdampak

penambahan volume sampah di setiap TPS (tempat penampungan sementara). Ini sebuah langkah bagus karena tak lagi muncul TPA liar," terangnya.

Kepada petugas penyapuan, tegas Kujus Pawitra, agar fokus menjaga kebersihan kawasan Kota Gianyar. Tidak boleh ada sampah berceceran di sekitar taman dan fasum. ‘’Penyapuan jangan sekadar nyapu, apalagi sekadar lewat. Area kerja harus benar-benar bersih, tanpa kecuali," tegas mantan Kasatpol PP Gianyar ini.

Dia juga mewajibkan setiap petugas untuk membawa keranjang atau kantong sampah. Cara ini penting agar petugas tidak membuang sampah di selokan atau sungai. Perilaku ini tak hanya akan jadi sorotan, namun juga sangat nyata merusak lingkungan. ‘’Sampah harus ditempatkan sementara di TPS. Jangan sampai petugas kebersihan justru menuai sorotan karena membuang sampah sembarangan. Kalau ada petugas yang kami temukan melanggar, akan kami tindak," tegasnya.

Kujus Pawitra mengajak seluruh mandor untuk saling bersinergi dalam mewujudkan kebersihan wilayah. Kota yang indah, identik dengan kota bersih. Maka petugas Bersama masyarakat harus bahu-membahu menjaga kebersihan sehingga Kota Gianyar tampak lebih indah, asri dan sedap dipandang mata. "Jika Kota Gianyar tampak bersih dan indah, maka masyarakat akan lek (malu) untuk membuang sampah sembarangan,’’ pungkas Sekretaris DPRD Gianyar ini.

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.