Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Xavier dan Keala Juarai “Gromsearch 2018”

JUARA – Para pemenang “Rip Curl GromSearch Internasional 2018” di Raglan, Manu Bay, North Island, Selandia Baru, akhir pekan lalu.

BALI TRIBUNE - Laga final “Rip Curl GromSearch Internasional 2018” di Raglan, Manu Bay, North Island, Selandia Baru, akhir pekan lalu menorehkan nama baru para sang juara. Di akhir kompetisi, peselancar asal Torquay, Xavier Huxtable (atlet Rip Curl asal Australia) dan Keala Tomoda-Bannert dari Kauai (Hawaii) dinobatkan sebagai pemenang, sekaligus mengalahkan duo surfer andalan dari Central Coast NSW, Finn Hill dan Kirra-Belle Olsson (atlit Rip Curl asal Australia). Head of Media Communications Rip Curl SE Asia, Gamelia Carbery, di Kuta, akhir pekan lalu, menjelaskan, para mantan pesaing yang pernah bertarung di final GromSearch internasional, diantaranya juara dunia WSL Gabriel Medina (2014), Tyler Wright (2016, 2017), Steph Gilmore (enam kali juara dunia), serta pesaing tetap tur kejuaraan dunia WSL Owen Wright, Jordy Smith, Nikki Van Dijk, Sally Fitzgibbons, dan Caroline Marks. “Sebanyak 16 peselancar junior top dunia dari 7 negara siap mengikuti laga final “Rip Curl GromSearch Internasional 2018” di Raglan, Manu Bay, North Island, Selandia Baru. Kemarin adalah hari yang bersejarah dalam kompetisi GromSearch, di mana 16 peselancar junior terbaik dunia berjuang habis-habisan dengan ombak besar setinggi empat hingga enam kaki di Manu Bay,” katanya. Xavier adalah salah seorang peselancar pri asal Victoria pertama yang berpartisipasi dalam acara junior internasional, dan berhasil menjuarai even ini. “Ini sangat berarti bagi saya untuk bisa memenangkan even ini sekaligus melawan peselancar berbakat dari seluruh dunia,” kata Xavier Huxtable. Saat itu, Xavier juga harus berselancar melawan Cole Houshmand (AS) yang sangat berbakat di semifinal, yang terkenal dengan gaya progresifnya di semua jenis ombak. Untuk bisa mencapai puncak, ia harus mengumpulkan dua nilai besar, di mana pada akhir putaran berhasil mengumpulkan 10-poin pertama dikombinasikan dengan nilai 9.25, sehingga memiliki skor yang hampir sempurna yaitu 19,25. Keala Tomoda-Bannert dari Hawaii juga tidak mendapatkan jalan mudah untuk menuju kemenangan. Ia berdampingan dengan peselancar berbakat asal Brazil Anne Dos Santos (Bra) di semifinal dan peselancar asal Australia yang penuh harapan Kirra-Belle Olsson (Aus). "Itu adalah hari yang gila. Ombak sangatlah bergelora, dan ada arus yang sangat kuat hingga membuat saya kelelahan mendayung. Tetapi saya sangat senang bisa menang dan saya merasa luar biasa bisa berselancar dengan Anne, Kirra (Belle), dan Piper (Harrison). Selandia Baru telah menjadi pengalaman yang luar biasa untuk saya,” kata Keala Tomoda-Bannert.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.