Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yaari Rom Tampilkan Karya Seni Spektakuler

Bali Tribune / EKSIBISI - Perupa asal Amerika Serikat Yaari Rom mengisi agenda eksibisi di Park23 Gallery & Creative Hub, Tuban Bali mulai 6-29 Juli 2022.

balitribune.co.id | MangupuraKarya eksentrik dari perupa asal Amerika Serikat Yaari Rom mengisi agenda eksibisi di Park23 Gallery & Creative Hub, Tuban Bali mulai 6-29 Juli 2022. Pameran digelar setiap hari pukul 12.00-20.00 Wita. Selain menampilkan karya lukisan, event ini juga dimeriahkan dengan serangkaian talkshow dan lokakarya.

Yaari merupakan seniman serba bisa dengan kepribadian flamboyan. Melalui karya seninya yang spektakuler, karya-karya yang ditampilkan terinspirasi oleh kompleksitas keterlibatan manusia dan alam dengan kebebasan berekspresi.

"Saya tiba di Bali pada tahun 2003, langsung merasa seperti pulang kembali ke rumah dengan keindahan pulau dan unsur spiritualitas budaya Bali yang menakjubkan," kata Yaari, Senin, 4 Juli 2022.

Seniman asal Amerika Serikat ini mulai melukis pada usia belia. Berasal dari keluarga pemikir yang kreatif, Yaari juga mengembangkan bakat seni pertunjukan dan mengekspresikan imajinasinya ke dalam cerita dongeng melalui musik dan tari.

Berkeliling dunia selama bertahun-tahun, Yaari berpartisipasi dalam teater dan seni jalanan. Yaari banyak bergaul dengan bintang industri musik seperti Rod Stewart, Long John Baldry dan Lesley Duncan, sebelum membentuk bandnya sendiri 'The Dandy Boys', lewat waktu membawa gaya musik yang sangat beragam dan perjalanan ekstremnya.

Selanjutnya, Yaari menetap untuk mengekspresikan diri dengan seni dan lukisannya dan membawanya ke Pulau Dewata Bali.

Diprakarsai oleh ibu dan teman-temannya yang sudah akrab dengan Bali, ia mendirikan studio pertamanya di Penestanan, Ubud. Keindahan alam yang memikat menginspirasi Yaari untuk membagikan visinya dan menciptakan sekolah kecil untuk anak lokal.

Setelah bertahun tahun membangun sekolah, ia tertarik pada pengembangan yang lebih besar. Yaari memutuskan untuk pindah ke Seminyak. Ia membangun Yaari Toya Center kedua bersama Ni Made Toya. Dia memiliki banyak siswa dan terus mengembangkan pendidikan, bekerja sama dangan banyak LSM dan lembaga seni.

Menjadi seniman multi talenta, Yaari menampilkan perjalanan dan komitmen pada kesinambungan alam lewat 'The Art of Mother Earth'. Dalam karyanya Ia mengambil peran untuk planet kita bersama, yang lahir dari urgensi berbagai masalah lingkungan saat ini, serta didorong oleh niat positif yang kuat.

Ni Made Toya, seorang pelukis asal Bali mengatakan, tekad untuk melindungi bumi lewat karya seninya, dijadikan sebagai bentuk perlawanan pada ketidakpedulian orang.

"Sekaligus, merefleksikan kebiasaan buruk kita di bidang Iingkungan serta perilaku sosial. Ia merasa bertanggungjawab sebagai seorang seniman sepanjang sejarah mengambil peran dalam menceritakan sebuah kisah ironis melalui konten visual," kata Ni Made Toya.

Melalui penggunaan tema yang mudah dipahami dengan karya visual yang unik, seniman ini mengajak penikmat lukisan untuk membebaskan diri dalam pemikiran, kreasi, dan dan kembali kepada alam.

Melalui pameran retrospektif ini, jiwa art sebuah karya bertransformasi dengan beragam ekspresi karya garis hitam dan putih formasi warna, monoton, buram dan pigmen fluoresan.

"Karya Ini merupakan gerakan untuk merayakan kesadaran kita, semua makhluk di muka bumi, untuk bersama sama menciptakan perjalanan, tanggung jawab pada Ibu Pertiwi lewat inspirasi visual," jelas Made Toya.

wartawan
PP3
Category

100% Site Kembali Beroperasi, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Jaringan di Flores

balitribune.co.id I Flores - Telkomsel bersama Telkom Group berhasil menuntaskan pemulihan layanan telekomunikasi pascagempa yang berdampak di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Setelah melalui proses recovery secara intensif di tengah berbagai tantangan lapangan, hingga 18 Agustus 2026 seluruh site Telkomsel di wilayah terdampak telah kembali beroperasi (100% Recovery).

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.