Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Yosep Boleng Terpilih Pimpin Lamaholot

Yosep Boleng memberikan sambutan setelah terpilih sebagai Ketua Lamaholot kemarin.

BALI TRIBUNE - Setelah mengalami penundaan selama hampir 7 bulan, Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Bali, paguyuban Flores Timur dan Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pemilihan ketua yang baru untuk masa bhakti 2018 - 2021 di Warung Sang Dewi Denpasar, Minggu (7/10) kemarin. Yosep Boleng terpilih untuk memimpin Lamaholot tiga tahun kedepan menggantikan Ketua Lamaholot sebelumnya, Pasklis Boli. Ia mendapat dukungan sebanyak 39 pemilih atau unggul 5 suara atas kandidatnya Nikolaus Ruing yang kebagian mendapat 34 suara.  Dalam pemilihan kemarin, masing - masing unit yang di bawah naungan Lamaholot, seperti Solor, Baipito, Ile Bura, Permata, Kaka Ari, Adonara mengajukan calon dan hanya ada dua calon, yaitu Nikolaus Ruing dan Yosep Boleng. Pria asal Adonara ini sempat mau mengundurkan diri, namun karena telah dicalonkan sehingga niatnya itu ditolak hampir semua warga yang hadir. "Mau bilang apa lagi, kalau memang sudah begini  (terpilih - red)," ungkap Yosep Boleng.  Dalam sambutannya, Yosep Boleng meminta dukungan dari semua pihak untuk bersama - sama membawa Lamaholot kedepan lebih baik. Permasalahan yang paling sering dialami warga Lamaholot adalah masalah kedukaan yang harus mendapat perhatian dan penanganan yang serius. "Saya mohon dukungan darik kakak - adik semua pihak untuk membantu saya, bersama  - sama kita membawa Lamaholot kedepan yang lebih baik," imbuhnya.  Yosep Boleh diberi kesempatan selama dua pekan untuk menyusun kabinetnya. Sebab, rencana pelantikan pengurus baru akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober nanti yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Lamaholot ke 48. 

wartawan
Bernard MB
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.