Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Zona Merah, Kesmas Sukawati I Ditutup

Bali Tribune/ DITUTUP - Suasana di Kesmas Sukawati II
Balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah aktivitas masyarakat yang  mulai padat, penyebaran Covid -19 di Bumi Seni kian tidak terkendali. Sayangnya, serangannya yang juga merambah ke tenaga kesehatan (Nakes), berbuntut  ke pelayanan kesehatan. Unit Kesmas terpaksa ditutup sementara untuk memastikan transmisi lokal antar nakes terputus.  
 
Lantaran salah satu Nakes di Kesmas Sukawati II terkonfirmasi Covid 19,  UPTD Kesmas I ditutup mulai Senin (6/7). Dari informasi yang diterima Balitribune.co.id |  - , Minggu (5/7), penutupan  UPTD Kesmas Sukawati I ini dilakukan karena salah satu Nakes yang dinyatakan  Positif terkonfirmasi Covid 19, telah melakukan kontak erat dengan hampir seluruh nakes dan pegawai UPTD Kesmas Sukawati yang jumlah sekitar 25 orang.  Kondisi ini pun membuat  Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar tidak mau ambil resiko.  Menghindari terjadinya transmisi lokal ke masyarakat umum, Kesmas Sukawati I pun ditutup  untuk sementara. “ Ya kami tutup sementara sembri menunggu hasil rapid dan swab test terhadap 25 nakes di Kesmas setempat. Ini penting kami lakukan untuk memutuss  terjadinya pengembangan klaster,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya.
 
Dari penelusuran tim, sebutnya, Nakes di Kesmas Sukwati I yang dinyatakan positif terkonfirmasi Covid 19 ini, berawal daru  mertuanya  atas nama IKS  (55) yang awal diketahui terpapar virus mematikan ini. ironisnya, IKS ini adalah seorang nakes yang bertugas di Kesmas Sukawati II.  “Di Kesmas Sukwaati II belum kita tutup, karena sudah dilakukan trasing dan sudah bisa ditangani. Hanya saja nakes yang di Kesmas Sukawait  I inilah yang rentan terjadi transmsi  karena adanya historis kontak erat dengan hampir seluruh nakes yang ada,” terangnya.
 
Sebelumnya, sebuah  Toko Bangunan di Gianyar yang menjadi sumbau atau  Sub-Cluster, juga ditutup oleh  GTPP Covid-19 Gianyar.  Menyusul Kasus positif Covid-19 karyawan toko bangunan stempt yang terus  meluas menjadi sub-cluster. Tercatat pada 2 Juli 2020, sebanyak 15 orang terkonfirmasi positif yang tertular dari 4 orang karyawan toko bangunan yang telah terinveksi sebelumnya (cluster toko bangunan harum jaya).
 
Selain penutupan, Tim gugus tugas percepatan penanganan (TGPP) covid-19 Gianyar melakukan sterilisasi di toko bangunan tersebut. Sterilisasi dengan penyemprotan desinfektan dan penutupan toko bangunan ini untuk mencegah meluasnya penularan sub cluster tersebut. "Kami mencegah itu, kami rem meluasnya penularan, karena itu toko ini kami tutup sementara," tegasnya.
 
Setelah 3 hari, tim GTPP Covid-19 Gianyar akan melakukan evaluasi, dan melihat perkembangan dari sub-cluster ini. "Berdasarkan evaluasi tersebut kami akan mengambil langkah-langkah lebih lanjut, kami berharap sub-cluster ini tidak semakin meluas," tegas  Wisnu Wijaya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.