Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Alasan Efisiensi, Kantor Sekretariat DPRD Buleleng Matikan Lampu Penerangan

Efisiensi
Bali Tribune / PERIKSA - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Wandira Adi memeriksa sejumlah ruangan setelah dilakukan efisiensi pemadaman.

balitribune.co.id I Singaraja - Ada yang berbeda di Kantor Sekretariat DPRD Buleleng. Ruangan kantor yang berlokasi di Jalan Veteran Singaraja yang biasanya terang benderang belakangan menjadi redup bahkan di beberapa sudut terlihat cukup gelap. Tidak hanya itu, gedung tempat berkantor 45 wakil rakyat itu tidak lagi sejuk disebabkan beberapa peralatan pendingin ruangan (aircondition) nya dimatikan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Nyoman Gede Wandira Adi, mengatakan kondisi itu bagian dari kebijakan efisiensi pemerintah untuk mengurangi beban anggaran negara. "Ya, ini soal dukungan terhadap instruksi pemerintah pusat terkait efisiensi," kata Wandira, Selasa (14/4/2026).

Wandira Adi secara khusus memberikan apresiasi kepada Sekretaris Dewan (Sekwan) Buleleng yang dinilai telah mengambil inisiatif lebih awal untuk menggaungkan gerakan efisiensi, khususnya pada penggunaan energi listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai diterapkan di lingkungan Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Buleleng. "Sebagai pemerintah daerah, tentu kita harus mengikuti edaran dan instruksi dari pemerintah pusat. Kami mengapresiasi Sekwan yang sudah mendahului gerakan efisiensi ini, mulai dari hal-hal kecil seperti pemanfaatan lampu penerangan secara efektif. Lorong-lorong yang tidak perlu, sengaja dipadamkan. Sekecil apapun itu, saya apresiasi," ujar Wandira.

Selain memadamkan lampu dan menghemat air, Wandira juga menyoroti langkah nyata Sekwan yang kini memilih menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke kantor dan tidak lagi menggunakan mobil. Ia berharap langkah ini dapat menjadi teladan dan ditiru oleh anggota DPRD lainnya serta instansi pemerintahan di seluruh Buleleng guna menekan konsumsi BBM.

 Lebih lanjut, ia memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa gerakan mematikan lampu atau mengurangi penggunaan kendaraan pribadi memiliki dampak langsung terhadap ketahanan energi nasional. Ia membandingkan dengan kondisi di luar negeri yang saat ini tengah viral karena harga BBM melonjak drastis hingga menyentuh angka Rp40.000 hingga Rp50.000 per liter. Dengan kondisi ini saya merasa bangga kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, yang berhasil menstabilkan harga BBM di Indonesia, ujar Wandira.

Namun, ia mengingatkan beban subsidi energi ini harus dipikul bersama. Masyarakat tidak boleh hanya melihat tindakan ini sebagai sekadar 'mematikan lampu', melainkan sebagai upaya strategis menjaga stabilitas ekonomi. "Nilai manfaat yang harus dipahami masyarakat adalah efek domino dari mematikan lampu ini. Lampu dimatikan, maka konsumsi BBM (untuk pembangkit listrik) akan berkurang. Jika konsumsi BBM berkurang secara nasional, stok kita akan cukup, dan kenaikan harga BBM tidak akan terjadi," tegasnya.

Wandira menekankan, Indonesia harus mengambil langkah cerdas dengan melakukan efisiensi sebelum harga BBM naik, berbeda dengan negara lain yang baru berhemat setelah harga terlanjur melonjak. "Meskipun yang kita lakukan di Sekretariat Dewan ini terlihat kecil, mudah-mudahan bisa menular ke seluruh dinas dan masyarakat. Sekaligus kami mengimbau seluruh masyarakat dan aparatur negara, ayo kurangi penggunaan BBM agar harganya bisa terus stabil," tandas Wandira.

wartawan
CHA
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.