Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

Bupati Badung Wayan Adi Arnawa.
Bali Tribune / Bupati Badung Wayan Adi Arnawa.



balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Menurut Adi Arnawa, program Sekolah Rakyat pada dasarnya memiliki tujuan yang baik, terutama dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Tentu saya akan pelajari dulu. Ini kan program pusat, saya kira program pusat tujuannya sudah bagus sebenarnya. Untuk itu kita akan pertimbangkan,” ujar Adi Arnawa, Rabu (9/6/2026).

Bupati Adi Arnawa menjelaskan, saat ini Pemkab Badung telah menggratiskan biaya pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Karena itu, pemerintah daerah perlu menilai sejauh mana keberadaan Sekolah Rakyat dapat melengkapi sistem pendidikan yang sudah berjalan.

Meski demikian, pihaknya menyambut positif gagasan tersebut karena sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, investasi di sektor pendidikan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan sekaligus mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

“Semuanya itu dalam rangka mempersiapkan SDM yang unggul, yang adaptif, yang siap bersaing secara global. Dan sekaligus dampaknya tentu akan memberikan kontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” katanya.

Namun, Adi Arnawa menilai penerapan Sekolah Rakyat tidak bisa disamakan dengan sekolah reguler. Konsep yang diusung pemerintah pusat mengharuskan adanya sistem pendidikan terpadu dengan fasilitas asrama dan dukungan kebutuhan siswa secara menyeluruh.

Perbedaan konsep tersebut menjadi salah satu aspek yang sedang dipertimbangkan pemerintah daerah, mengingat infrastruktur pendukung seperti asrama pendidikan belum tersedia secara memadai di Badung.

“Kalau Sekolah Rakyat itu kan sudah disiapkan semuanya, dari hulunya,  termasuk asramanya juga ada. Nah, ini kita belum sampai ke sana. Tapi saya melihat ini bagus,” ujarnya.

Kendati sarana penunjang belum sepenuhnya siap, Pemkab Badung tidak menutup peluang untuk mengembangkan program tersebut di masa mendatang. Pemerintah daerah bahkan siap menyesuaikan kebijakan apabila nantinya terdapat arahan khusus dari pemerintah pusat terkait pendirian Sekolah Rakyat di setiap kabupaten.

“Kalau didukung, nanti ke depan kita akan lihat di mana kira-kira kita akan siapkan. Atau mungkin nanti arahan pemerintah pusat masing-masing kabupaten harus menyiapkan Sekolah Rakyat, ya kita akan ikuti,” tegasnya.

Dengan kajian yang sedang dilakukan, Pemkab Badung berharap dapat memastikan bahwa setiap program pendidikan yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. 

wartawan
ANA
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.