Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dewan Desak Deretan Kios Loka Crana Segera Difungsikan

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika
Bali Tribune / Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika.

balitribune.co.id I Bangli - Pasca  pedagang yang menempati  kios  di Gedung Loka Crana, Bangli direlokasi ke komplek pasar Kidul Bangli, kini kios tersebut menganggur. Karena saking lamanya kios tersebut kosong, justru seputaran areal kios terlihat kumuh. Menyikapi realita tersebut, kalangan DPRD Bangli mengingatkan agar aset milik pemerintah daerah agar segera digungsikan. 

Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, mengatakan organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengelola aset harus mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah.

Kata politisi PDI-P ini, sejak pedagang direlokasi ke Pasar Kidul, dinas terkait semestinya sudah memiliki perencanaan kedepan untuk  fungsi bangunan tersebut. "Tempat atau kios  yang ditinggalkan pedagang karena relokasi, harus jelas tempatnya dipakai apa. Kalau rencana dipakai perkantoran ya perkantoran. Jangan ada aset yang tidak dimanfaatkan, karena disisi lain masih banyak OPD yang butuh tempat," ujar Suastika, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, aset yang dibiarkan kosong dalam waktu lama akan mengalami kerusakan. Oleh karena itu, bangunan yang telah ditinggalkan pedagang seharusnya segera difungsikan sesuai rencana pemerintah.  

Ia menilai aset tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan. Selain berpotensi menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD), bangunan itu juga dapat difungsikan sebagai kantor pelayanan publik apabila memang dibutuhkan. "Kalau bisa dimanfaatkan menghasilkan PAD, bagus. Kalau untuk kantor pelayanan publik, sangat bagus juga," sebut Ketut Suastika

Pihaknya akan mencermati persoalan tersebut dan tidak menutup kemungkinan membahasnya dalam rapat kerja bersama pemerintah daerah agar ada kepastian mengenai pemanfaatan aset tersebut. "Melihat aset  tersebut yang menganggur dalam waktu lama, saya segera rapat kerjakan di dewan," jelas Ketut Suastika.

Perlu diketahui, kios di sisi selatan Gedung Loka Crana telah kosong sejak para pedagang direlokasi ke Pasar Kidul pada 2023. Sesuai dengan perencanaan  awal, gedung itu dijadikan perkantoran. Sejumlah OPD sudah pindah ke sana, namun hingga kini bangunan kios di sisi selatan belum dimanfaatkan sehingga bangunan tersebut terkesan tidak bertuan.

wartawan
SAM
Category

Dealer Changan Resmi Beroperasi di Bali, Usung Konsep Global dan Ramah Lingkungan

balitribune.co.id | Mangupura - Dealer Changan Bali resmi berdiri sebagai gerbang baru mobilitas modern dan ramah lingkungan di Pulau Dewata. Berlokasi strategis di Jalan Bypass Ngurah Rai No. 18, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, dealer yang dikelola Top Motor ini diresmikan pada Senin (10/8/2026). Gerai ini menjadi yang pertama di Bali dan kelima di Indonesia yang menerapkan standar desain serta layanan penuh dari Changan.

Baca Selengkapnya icon click

Kejari Tabanan Geledah Kantor Diskes Terkait Dugaan Korupsi Minyak

balitribune.co.id I Tabanan - Tim penyidik dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tabanan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) setempat pada Senin (10/8/2026). 

Penggeledahan ini dilakukan terkait adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM), pelumas, serta makan minum tahun anggaran 2023-2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Aturan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemkab Tabanan Minta Kelonggaran

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah resmi mengajukan permohonan perpanjangan masa transisi terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya ini dilakukan melalui surat resmi serta kajian teknis yang dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Binakuda) untuk mengantisipasi dampak fiskal pada APBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click

Kabel Optik Semrawut, Kominfosanti Tegur Pemilik Jaringan

balitribune.co.id I Singaraja - Para  pemilik jaringan kabel optik atau internet di Buleleng kembali mendapat sorotan. Ini setelah beberapa kasus mencuat akibat keberadaan kabel yang terpasang sembarangan. Bahkan nyaris membuat celaka setelah pengendara sepeda motor terjatuh akibat lehernya terlilit kabel yang melintang di salah satu ruas jalan di Kota Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.