Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinkes Buleleng Selidiki Kasus Kematian Akibat Dengue Shock Syndrome di Banyuning

Kadis Kesehatan
Bali Tribune / KADIS - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto.

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng melaporkan adanya kasus kematian akibat Dengue Shock Syndrome (DSS) yang terjadi di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng. Korban diketahui merupakan seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. Sucipto mengungkapkan informasi terkait kasus tersebut pertama kali diterima pada 9 April 2026 melalui sistem kewaspadaan dini (SKDR) dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali, yang bersumber dari RSIA Puri Bunda. Setelah menerima laporan, kami langsung meneruskan informasi tersebut ke Puskesmas Buleleng III untuk dilakukan penanganan dan tindak lanjut di lapangan, ujarnya, Senin (13/4/2026).

Berdasarkan kronologi medis, pasien mulai mengalami demam sejak 2 April 2026 yang disertai keluhan mual dan muntah. Saat sempat diperiksa di Instalasi Gawat Darurat (IGD), kondisi pasien belum menunjukkan tanda bahaya. Namun, pada 5 April 2026, pasien kembali dirujuk ke rumah sakit karena kondisi yang semakin memburuk, ditandai dengan lemas, penurunan nafsu makan, serta buang air besar berwarna hitam.

Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan penurunan jumlah trombosit secara signifikan, dari 92 pada 5 April menjadi 31 pada 7 April 2026. Kondisi tersebut berkembang menjadi syok hemoragik akibat dengue berat (Severe Dengue with Decompensated Shock) yang disertai perdarahan hebat. Pasien dinyatakan meninggal dunia pada 7 April 2026 pukul 13.12 Wita akibat syok hemoragik dengan kondisi dengue berat, jelas dr. Sucipto.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Buleleng III langsung melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lingkungan tempat tinggal pasien pada 11 April 2026. Dari hasil penyelidikan ditemukan jentik nyamuk di empat titik lokasi, meskipun tidak ditemukan kasus demam serupa di lingkungan sekitar dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Selain itu, diketahui mobilitas pasien terbatas di sekitar rumah, serta baru pindah dari Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Februari 2026. 

Sebagai langkah pencegahan, fogging fokus telah dilaksanakan pada 12 April 2026 di lokasi tersebut, disertai edukasi kepada masyarakat serta imbauan untuk rutin melaksanakan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemeriksaan darah apabila demam sudah memasuki hari kedua, sehingga dapat ditangani lebih cepat dan mencegah kondisi menjadi berat, tegasnya.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mencatat sebanyak 111 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari hingga pertengahan April 2026. Angka ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dalam upaya menekan penyebaran penyakit berbasis lingkungan tersebut. Menurut dr. Sucipto, tren kasus DBD pada awal tahun cenderung meningkat, khususnya pada bulan Januari yang mencatat jumlah kasus tertinggi. Kasus DBD di awal tahun memang cenderung meningkat, terutama saat musim hujan. Hingga pertengahan April ini tercatat 111 kasus, dan kami terus melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif, tambahnya.

Berdasarkan data, kasus DBD lebih banyak terjadi pada laki-laki dengan persentase sekitar 56,8 persen, sedangkan perempuan sebesar 43,2 persen. Dari sisi kelompok umur, kasus terbanyak ditemukan pada usia 1544 tahun, disusul kelompok usia 514 tahun. Sementara itu, berdasarkan wilayah domisili, Desa Pejarakan mencatat jumlah kasus tertinggi, diikuti Desa Sembiran dan Pemuteran. Dari sisi fasilitas pelayanan kesehatan, Puskesmas Gerokgak 2 menjadi yang paling banyak menangani kasus DBD.

dr. Sucipto menambahkan bahwa mayoritas kasus yang ditemukan merupakan kategori DBD dengan persentase lebih dari 92 persen, sedangkan sebagian kecil lainnya termasuk dalam kategori DSS. Kami terus mengimbau masyarakat agar aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.