Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gara-Gara Kucing Melintas, Warga Temukan Bayi Dibuang di Goa Gong

semak semak
Bali Tribune / BAYI - Lokasi semak-semak di Jalan Goa Betel, Jimbaran, tempat ditemukannya bayi perempuan yang dibuang dalam tas kantong, Jumat (22/5) malam

balitribune.co.id | Mangupura - Kasus pembuangan bayi kembali menggemparkan warga Bali. Kali ini, seorang bayi perempuan ditemukan telantar di semak-semak kawasan Goa Gong, Jalan Goa Betel, Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Beruntung, bayi malang tersebut berhasil diselamatkan setelah ditemukan oleh seorang warga bernama Matias Lau Kolly (25) pada Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 23.43 WITA.

Kasi Humas Polresta Denpasar, IPTU I Gede Adi Saputra Jaya, S.H., M.H., menjelaskan kronologi penemuan tersebut. Peristiwa bermula saat Matias sedang dalam perjalanan pulang bekerja melewati Jalan Goa Gong. Di tengah jalan, tiba-tiba seekor kucing melintas di depan sepeda motornya, memaksa Matias untuk berhenti sejenak.

"Di saat berhenti itulah ia mendengar adanya suara tangisan bayi. Selanjutnya, ia kembali ke kos untuk memanggil saudaranya agar bisa mengecek kembali ke lokasi tersebut," ungkap Adi Saputra.

Setelah kembali ke lokasi bersama saudaranya yang bernama Samuel, mereka menemukan bayi tersebut berada di dalam semak-semak Jalan Goa Betel. Bayi itu ditemukan dalam kondisi menangis, berselimut kain merah, dan terbungkus di dalam tas kantong berwarna biru.

Samuel kemudian langsung mengamankan bayi tersebut. Saksi lalu mengonfirmasi temuan ini kepada pemilik kos di sekitar lokasi kejadian, yang langsung membantu menggendong sang bayi. Pihak pemilik kos pun segera menghubungi Kepala Lingkungan (Kaling) setempat untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sekitar 30 menit pascapenemuan, bayi perempuan tersebut langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Udayana oleh saksi, saudara saksi, dan didampingi oleh Kaling setempat untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan pemeriksaan awal, berikut adalah detail kondisi bayi, jenis kelamin perempuan dangan berat badan: 2.900 gram (2,9 kg) dan panjang badan: 48 cm

"Saat ini bayi tersebut berada di Rumah Sakit Udayana untuk dilakukan pengecekan kondisi kesehatan secara menyeluruh. Terkait dengan peristiwa ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap dan memburu pelaku pembuangan bayi," pungkas IPTU Adi Saputra.

wartawan
RAY
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.