Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Hajatan, Rumah Warga Seraya Barat Ludes Dilahap Si Jago Merah

Pemadam Kebakaran
Bali Tribune / KEBAKARAN - Petugas Pemadam Kebakaran saat berupaya memadamkan api yang melahap rumah warga di Banjar Dinas Merajan, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, Selasa (1/9/2026) siang.

balitribune.co.id I Amlapura - Warga di Banjar Dinas Merajan, Desa Seraya Barat, Kecamatan Karangasem, dibuat panik oleh kejadian kebakaran rumah milik I Gede Ariana salah seorang warga dusun setempat pada Selasa (1/9/2026) siang. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lokasi kejadian, kebakaran tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, dimana saat ini kondisi rumah sedang kosong, karena pemilik rumah bersama keluarganya tengah menghadiri acara hajatan yang digelar oleh kerabat mereka.

Tidak ada yang mengetahui secara persis bagaimana kejadian kebakaran tersebut, kareana saat itu warga dan tetangga korban sudah melihat asap teebal mengepul dari bagian bangunan dapur milik korban. Melihat hal tersebut, warga langsung panik dan berhamburan menuju ke lokasi kejadian guna membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, mengingat di wilayah desa ini memang agak sulit air.

Sementara itu, usai menerima laporan kejadian kebakaran tersebut, petugas pemadam kebakaran Karangasem langsung meluncur ke lokasi kejadian, dan begitu tiba dalam waktu cepat, petugas langsung bergerak sigap melakukan pemadaman. Dalam waktu kurang dari 15 menit, api yang membakar bangunan seluas 6x2,5 meter tersebut sudah bisa dipadamkan dan dilakukan pendinginan sebelum sempat merembet ke bangunan lainnya yang berada di sebelahnya.

“Kejadiannya sekitar Pukul 12.00 Wita, saya mendapatkan laporan dari warga dan langsung meluncur ke lokasi kejadian. Sampai di lokasi kejadian saya mendapati seluruh bangunan milik pak Gede Ariana yang sering dipanggil Pak Sweca ini sudah ludes dilahap api,” ungkapnya.

Dugaan kuat kejadian kebakaran tersebut dipicu oleh Korsleting listrik, karena saat kejadian rumah sedang sepi dam korban tidak ada memasak atau menyalakan kompor, karena tengah menghadiri acara hajatan di rumah kerabatnya. Sementara itu ada dalam kejadian tersebut Kulkas yang berada di dapur hangus terbakar, ada dugaan juga jika korsleting listrik pada kulkas tersebut yang memicu terjadinya kebakaran. Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

wartawan
AGS
Category

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani Apresiasi Program Prioritas BKKBN

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR RI, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang secara nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting melalui pemberian bantuan gizi, pendampingan, serta kepedulian sosial bedah rumah. 

Baca Selengkapnya icon click

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.