Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebakaran Hantam Desa Adat Sade, Ratusan Pelaku Pariwisata Terdampak

destinasi
Bali Tribune / KEBAKARAN - Desa Adat Sade di Lombok Tengah Provinsi NTB merupakan dusun wisata budaya Suku Sasak yang menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara pada 22 Agustus 2026 lalu mengalami kebakaran

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata memastikan pemulihan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu dilakukan secara terkoordinasi. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah NTB, Forkopimda, Poltekpar Lombok, dan stakeholder ekosistem pariwisata. 

"Mudah-mudahan melalui upaya, kolaborasi, dan gotong royong seluruh pihak, baik ekosistem pariwisata, pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun swasta, kita bisa bersama-sama membangun kembali desa ini. Tentunya masyarakat desa sendiri harus dilibatkan dalam seluruh prosesnya," ujarnya dikutip di akun resmi Kementerian Pariwisata (kemenpar.ri). 

Musibah tersebut berdampak terhadap 320 orang pelaku pariwisata di Desa Adat Sade. 

Adapun bangunan yang terdampak diantaranya 75 unit rumah adat, 4 Berugak Sakenam, 69 unit artshop, 6 Berugak Sakepat, 8 unit lumbung alang, 1 unit Bale Beleq (museum), 1 unit menara pantau dan sejumlah fasilitas lainnya.

Pemulihan mencakup dimensi fisik, sosial, budaya, dan keberlanjutan ekonomi. Kemenpar mengambil peran dalam pemulihan ekosistem pariwisata serta penguatan kapasitas dan pemberdayaan masyarakat. 

Ia menjelaskan terkait rencana jangka panjang hasil Rapat Koordinasi seperti pembentukan tim kerja terpadu dan pendataan serta donasi satu pintu dan bahan baku. Pembukaan satu akun donasi terpadu untuk mendukung rekonstruksi desa serta pemenuhan ketersediaan bahan baku pembangunan rumah tradisional.

Selain itu dilakukan pemberdayaan bagi masyarakat melalui beberapa hal yakni Trauma Healing bagi korban terdampak, khususnya anak kecil. Memberikan bimbingan teknis (Bimtek) secara berkala kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan warga desa terkait Standard Operating Procedure (SOP) tanggap darurat dan evakuasi wisatawan.

Penguatan usaha masyarakat Sade juga dilakukan melalui dukungan lintas sektor, berupa modal kerja, fasilitas tenun, dan relokasi tempat sementara untuk memulihkan ekonomi secara bertahap. Rencana pembangunan museum sementara dan Masjid. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengapresiasi arahan Menpar sebagai fondasi rekonstruksi rencana jangka pendek dan rencana jangka panjang.

Amak Pani salah seorang warga Sade menegaskan komitmen warga untuk mempertahankan keaslian bentuk rumah tradisional Sasak. Rekonstruksi Desa Sade ini diproyeksikan menjadi pilot project (proyek percontohan) mitigasi risiko bagi desa-desa adat lain di Indonesia. Kebakaran hebat melanda Desa Adat Sade pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Desa Adat Sade merupakan dusun wisata budaya Suku Sasak yang menjadi destinasi wisata bagi wisatawan domestik dan mancanegara.

wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.