Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Turis Cuma Betah 2,8 Hari di Badung, Dispar Siapkan 'Senjata' Event Nasional

taman ayun
Bali Tribune / TAMAN AYUN - Turis asing tampak menikmati keunikan objek wisata Taman Ayun. (ist)

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung terus mematangkan strategi untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan atau length of stay di wilayahnya. Pasalnya, rata-rata wisatawan yang datang ke Badung saat ini hanya menginap selama 2,8 hari.

Kepala Dinas Pariwisata Badung AA Putri Mas Agung menilai durasi tersebut masih relatif singkat untuk memaksimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal maupun pelaku usaha pariwisata.

“Semakin lama wisatawan tinggal, maka belanja yang mereka keluarkan juga meningkat. Ini tentu berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi masyarakat,” ujar Putri Mas Agung belum lama ini.

Untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan, Dispar Badung kini menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan menghadirkan event berskala nasional di Kabupaten Badung.

Menurutnya, program tersebut merupakan hasil koordinasi internal bersama seluruh kepala bidang di lingkungan Dispar Badung guna menentukan program prioritas ke depan. 

“Kami menargetkan minimal satu event berskala nasional. Tujuannya bukan hanya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong peningkatan length of stay,” katanya.

Selain event, Dispar Badung juga fokus pada pengembangan daya tarik wisata (DTW) serta penguatan desa wisata sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

Pengembangan desa wisata dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan atraksi berbasis kearifan lokal, hingga peningkatan kualitas daya tarik wisata yang ada di masing-masing desa. 

“Pariwisata berkualitas harus berakar dari desa. Desa wisata bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi kekuatan utama yang mencerminkan identitas dan budaya lokal,” tegasnya.

Putri Mas Agung menambahkan, pembangunan sektor pariwisata tidak dapat dilakukan secara parsial dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar target pariwisata berkelanjutan dapat tercapai.

Menurutnya, visi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta dalam mewujudkan pariwisata berkualitas berlandaskan Nangun Sat Kerthi Loka Bali harus mendapat dukungan bersama.

“Kolaborasi menjadi kunci. Kami mengajak semua pihak bersama-sama membangun pariwisata Badung yang tidak hanya ramai wisatawan, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya.  

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diklaim Efektif Cegah Kebakaran, Controlled Landfill TPA Mandung Capai 70 Persen

balitribune.co.id I Tabanan - Penerapan metode pengurugan secara terkendali (controlled landfill) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, menunjukkan progres signifikan. Hingga kini, progres pengerjaannya telah mencapai 70 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.