Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Gus Par Dukung Penuh Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

bupati karangasem
Bali Tribune / AUDIENSI - Bupati saat menerima audiensi dengan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Adhi Karya, Senin (15/9)

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menyatakan kesiapan penuhnya untuk mendukung percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Seraya Timur. Proyek ini kini telah ditetapkan sebagai Program Strategis Nasional (PSN) dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh  Bupati saat menerima audiensi dengan perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan PT Adhi Karya pada Senin (15/9), di ruang kerjanya.

​Hadir dalam pertemuan tersebut, Kartono, Kepala PPN Pengambengan, yang mewakili Direktorat Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan KKP, serta Bapak Murwanto, Wakil Projek Direktur PT Adhi Karya. Pertemuan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan tahapan proyek yang saat ini telah memasuki tahap kontrak antara KKP dan PT Adhi Karya.

​"Pembangunan ini sudah dalam tahap kontrak. Kami berharap Bapak Bupati dapat memfasilitasi pelaksanaannya di lapangan agar bisa selesai tepat waktu, yaitu pada akhir Desember 2025," ujar Bapak Kartono.

​Menanggapi hal tersebut, Bupati Gus Par menyampaikan apresiasi dan siap memfasilitasi pelaksanaan proyek di lapangan melalui pemerintah desa dan OPD teknis. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan.

​"Saya tekankan kepada pelaksana, PT Adhi Karya, agar segera melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan menjaga kualitas pekerjaan. KNMP ini harus terbangun tepat waktu dan dengan mutu yang baik," tegas Bupati.

​Pembangunan KNMP ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan perikanan terpadu, memberikan solusi saat terjadi tangkapan ikan melimpah, serta menciptakan kawasan produktif yang berdaya saing untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan nelayan serta masyarakat pesisir di Karangasem.

wartawan
AGS
Category

Lonjakan Pendaftar Warnai H-2 HMC 2026 di Bali: Ajang Modifikasi Terbesar Masuki Edisi ke-12

balitribune.co.id | Denpasar - Dua hari menjelang pembukaan resmi (H-2), pendaftaran peserta ajang modifikasi sepeda motor Honda terbesar di Indonesia, Honda Modif Contest (HMC) 2026, tercatat mengalami peningkatan pesat. Mall Bali Galeria, Denpasar, secara resmi terpilih menjadi lokasi pembuka putaran pertama yang akan dihelat pada Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Inovasi Lintas Negara: Akademisi INSTIKI Kembangkan Aplikasi Belajar Pemrograman Berbasis Mobile di Okayama University Jepang

balitribune.co.id | Denpasar – Era pendidikan digital menuntut fleksibilitas tanpa batas. Menjawab tantangan tersebut, akademisi asal Indonesia baru-baru ini sukses melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) skala internasional di Distributed Systems Laboratory, Okayama University, Jepang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usut Pengeroyokan Maut di Tabanan, Polisi Periksa 30 Saksi dan Minta Keterangan Ahli

balitribune.co.id | Tabanan - Penyidik Polres Tabanan terus mendalami kasus pengeroyokan maut terhadap terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam perkembangannya, penyidik kepolisian sudah memeriksa 30 orang saksi. Tidak hanya itu, penyidik juga melibatkan ahli pidana untuk memperkuat konstruksi hukum terhadap lima orang tersangka yang saat ini ditahan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Diterapkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk Resmi Disterilisasi

balitribune.co.id | Negara - Sterilisasi kini telah diterapkan secara penuh pada pelabuhan di lintas Ketapang-Gilimanuk. Sterilisasi pelabuhan ini secara serentak diimplementasikan bersama empat pelabuhan utama lainnya, yakni Pelabuhan Merak, Bakauheni, Kayangan, dan Lembar pada Rabu (5/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Mekanisme Menabung Membantu Peserta JKN Menyiapkan Dana Iuran

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak sedikit peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memiliki kemauan membayar iuran, namun mengalami kendala menyiapkan dana secara penuh saat jatuh tempo pembayaran iuran. Kondisi ini terutama dialami oleh peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang memiliki penghasilan tidak tetap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.