Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

Air Darurat
Bali Tribune / AIR DARURAT - Truk tangki Pemkab Badung dikerahkan untuk memberi air darurat untuk subak di Petang.

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Enam subak yang mengalami persoalan pasokan air yakni Subak Bergiding, Penglumbaran, Buangga serta Subak Babakan Bengkel I, II dan III. Kondisi ini membuat petani di bagian hilir kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan tanaman.

Persoalan kekeringan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama jajaran Pemkab Badung, pekaseh dan pengelola subak di Balai Subak Bergiding, Desa Pangsan, Petang, Rabu (9/9/2026). Pemerintah daerah menilai penanganan harus dilakukan segera agar keterbatasan air tidak semakin berdampak terhadap lahan pertanian.

Kepala Diperpa Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, mengatakan persoalan utama yang dihadapi petani saat ini adalah keterbatasan debit sekaligus distribusi air irigasi. Dampaknya paling dirasakan pada lahan yang berada di bagian hilir.

“Yang terdampak terutama lahan pertanian di bagian hilir karena debit dan distribusi air irigasi terbatas,” ujar Raka.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Badung menyiapkan langkah darurat dengan mengerahkan tiga unit truk tangki untuk memasok air ke areal pertanian yang kekurangan. Penyaluran air juga akan didukung pompa sehingga air dapat diarahkan ke lahan yang membutuhkan.

Selain distribusi air, pemerintah berkoordinasi dengan Pekaseh Subak Batulantang dan Subak Bukit untuk mengatur pembagian air secara lebih optimal. Pemkab juga mengajukan pompa air darurat berikut dukungan operasionalnya untuk membantu petani selama kondisi kekeringan.

Penanganan jangka panjang juga mulai disiapkan. Salah satunya melalui rencana pembangunan sumur bor di Munduk Beng, Subak Buangga, Desa Getasan. Pemerintah membuka kemungkinan membangun sumur bor tambahan di lokasi lain berdasarkan hasil identifikasi teknis dan potensi sumber air.

“Distribusi air menggunakan truk tangki dan pompa menjadi langkah jangka pendek. Sedangkan pembangunan sumur bor disiapkan sebagai solusi jangka menengah dan panjang untuk memperkuat pasokan air irigasi bagi petani di wilayah terdampak,” jelas Raka.

Penanganan ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati Badung melalui Sekda Badung agar lahan persawahan yang terdampak paling berat segera mendapatkan bantuan air. Pemerintah berharap langkah darurat tersebut mampu menjaga kebutuhan air tanaman sekaligus mencegah dampak kekeringan meluas ke areal pertanian lainnya. 

wartawan
ANA
Category

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Landa Koperasi Sri Artaguna, Aset dan Empat Motor Hangus Dilahap Api

balitribune.co.id I Gianyar - Kebakaran melanda Koperasi Sri Artaguna di Banjar Adat Bayad, Desa Kedisan, Tegallalang, Selasa (21/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan koperasi beserta sejumlah aset di dalamnya, termasuk empat unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Penyebab kebakaran masih didalami aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.