Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gerokgak Jadi Sorotan, Tanah Berpasir Sumberkima Terbukti Hasilkan Bawang Merah Berkualitas

Kunjungan lahan pertanian
Bali Tribune / MENGUNJUNGI - Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari mengunjungi lahan pertanian bawang di Desa Sumberkima, Gerokgak, Selasa (7/4/2026)

balitribune.co.id I Singaraja - Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, mengungkapkan potensi besar pengembangan bawang merah di wilayahnya, khususnya di Kecamatan Gerokgak.

Hal ini disampaikannya saat mendampingi kunjungan staf dari Kantor Staf Presiden (KSP) Muhammad Qodari saat meninjau langsung lahan pertanian di Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng bersama Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, Selasa (7/4/2026).

Melandrat menjelaskan lahan yang ditinjau oleh KSP memiliki luas sekitar 1,5 hektare. Namun, secara keseluruhan, Kabupaten Buleleng saat ini memiliki total luas tanam bawang merah mencapai hampir 6,5 hektare yang tersebar di beberapa titik.

"Kecamatan Gerokgak, khususnya di Sumberkima, memiliki potensi yang sangat besar. Selain ketersediaan lahan yang luas, kondisi lingkungan di sini masih relatif aman dari gangguan hama dan penyakit yang biasanya menghambat produksi," ujar Melandrat.

Lebih lanjut, ia menambahkan budidaya bawang merah di tanah berpasir wilayah Gerokgak sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun dan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kondisi ini berbanding terbalik dengan wilayah lain seperti Desa Bungkulan dan Kubutambahan yang saat ini mengalami stagnasi akibat serangan hama dan penyakit yang cukup masif.

Kunjungan dari Kantor Staf Presiden ini disebut memiliki kaitan erat dengan pemetaan kesiapan pangan daerah. Melandrat menegaskan bahwa pengembangan bawang merah di Gerokgak diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Kunjungan tadi sangat berkaitan dengan kesiapan kita dalam menyuplai bahan pangan untuk program MBG di Gerokgak. Kami ingin memastikan bahwa Buleleng siap menjadi penyokong kebutuhan pangan tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Qodari juga berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap berbagai informasi terkait biaya produksi, tata niaga, hingga tantangan pascapanen, termasuk ketersediaan bibit dan fluktuasi harga.

Menurutnya, keberadaan lahan bawang merah di Desa Sumberkima bukan sekadar ruang produksi, melainkan berpotensi menjadi salah satu pemasok utama bawang di Bali sekaligus pilar nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami melihat potensi besar di sini. Ini bisa menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan pangan, khususnya di Bali,” tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Motivasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas

balitribune.co.id I Gianyar - Penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih didorong untuk aktif menggunakan hak politiknya dalam setiap agenda demokrasi. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan, kondisi disabilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi warga negara untuk menggunakan hak pilih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekan Biaya Produksi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Latih Warga Desa Bedulu Fermentasi Azolla untuk Pakan Nila

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, menyimpan potensi sumber daya lokal yang besar untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila.

Baca Selengkapnya icon click

Modus Tarik Motor Nunggak, Dua Debt Collector Gadungan Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Dua pemuda asal NTT masing - masing berinisial LAN (23) dan FC (22) dibekuk anggota Polda Bali karena merampas sepeda motor orang. Dalam beraksi, kedua pelaku mengaku sebagai debt collector digunakan dua pria untuk merampas sepeda motor milik warga. Bermodal data yang ditunjukkan melalui telepon seluler, kedua pelaku mendatangi korban dan meminta motor dengan dalih menunggak angsuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.