Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Agung Pura Luhur Uluwatu, Made Sumerta Kawal Kesiapan Krama

pura uluwatu
Bali Tribune / MENDAMPINGI - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026)

balitribune.co.id | ​Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta yang juga sebagai Bendesa Adat Pecatu mendampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangkaian upacara awal menuju Karya Agung di Pura Luhur Uluwatu, Selasa (24/3/2026).​Kehadiran tokoh masyarakat asal Pecatu ini bertujuan memastikan kesiapan krama desa adat dalam menyambut rangkaian Karya Padudusan Agung dan Balik Sumpah Agung yang puncaknya dijadwalkan pada 7 Juli 2026 mendatang.

​I Made Sumerta tampak hadir mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Sekda Badung IB Surya Suamba dalam prosesi Melaspas, Matur Piuning, dan Nyukat Genah. Upacara suci ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Sari Arimbawa dari Griya Sari Tegal, Denpasar. ​Sebagai pucuk pimpinan di Desa Adat Pecatu sekaligus wakil rakyat di DPRD Badung, Made Sumerta menegaskan pentingnya sinergi antara krama adat, pengempon dari Puri Agung Jero Kuta, dan pemerintah daerah.

​"Karya agung ini merupakan tanggung jawab bersama. Sebagai pengemong, krama Desa Adat Pecatu siap ngayah dan mendukung penuh seluruh tahapan persiapan agar berjalan harmonis secara sekala maupun niskala," ujar Sumerta di sela-sela prosesi persembahyangan bersama.

​Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Pemkab Badung, khususnya terkait tuntasnya perbaikan sejumlah bangunan suci di kawasan Pura Luhur Uluwatu, mulai dari Meru, Tajuk, hingga Bale Pemiosan. Menurutnya, perbaikan fisik ini merupakan bagian penting sebelum dilaksanakannya upacara penyucian skala besar.

​Dalam prosesi tersebut, Sumerta turut menyaksikan Bupati Adi Arnawa melakukan nyukat genah atau penentuan lokasi Tawur Agung di area Jaba Pura. Kegiatan matur piuning ini secara simbolis menandai dimulainya hitung mundur tiga bulan menuju hari Pujawali yang akan dibarengi dengan Karya Agung tersebut.

​"Kami berharap melalui koordinasi yang solid, seluruh rangkaian yadnya ini dapat memberikan kerahayuan dan kedamaian bagi jagat Badung dan Bali pada umumnya," pungkas politisi yang dikenal aktif dalam urusan adat dan keagamaan tersebut.

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.