Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polres Bangli Serahkan Penanganan Bayi Terlantar ke Dinsos

Bayi Terlantar
Bali Tribune / TERLANTAR - Kondisi bayi yang terlantar saat di RSUD Bangli.

balitribune.co.id | Bangli - Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli sejak tanggal 7 September 2026 kini  kondisi bayi terlantar yang ditemukan di Desa Songan, Kintamani  membaik dan telah dinyatakan sehat. Pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bangli akan segera mengirim bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ke Dinas Sosial Provinsi Bali guna proses selanjutnya.

 Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak  Kabupaten Bangli, I  Wayan Jimat mengatakan pihaknya menerima bayi setelah  diserahkan oleh Polres Bangli tepatnya saat menjalani perawatan di RSUD Bangli pada Senin (7/9/2026) sore. Pihaknya  tidak berani memastikan asal-usul bayi tersebut. Penyerahan dilakukan disertai surat keterangan terlantar dari kepolisian. "Kami menerima bayi setelah di rumah sakit dari Polres lengkap dengan surat keterangan terlantar, iya kami terima karena itu kewajiban kami terhadap anak terlantar," ujarnya, Kamis (10/9/2026).

 Kata Jimat, bayi yang diberi nama Bayu tersebut dinyatakan pulih dan diperbolehkan pulang pada Kamis (10/9/2026). "Selama di rumah sakit, kami sebagai penanggung jawab. Setelah pulang, kami serahkan ke Dinas Sosial Provinsi karena memang  begitu alurnya," ungkapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur RSUD Bangli dr. I Dewa Oka Darsana, Sp.An, mengatakan bayi tersebut masuk ke RSUD Bangli pada Senin (7/9). Bayi itu merupakan rujukan dari Puskesmas Kintamani V.  Berdasarkan hasil pemeriksaan medis harus menjalani rawat inap. Bayi yang diperkirakan lahir pada Agustus lalu itu datang dengan riwayat sempat mengalami kondisi kebiruan sejak dua hari sebelum dirujuk. Selain itu, bayi mengalami muntah sejak tiga hari dan sesak napas yang semakin memberat pada hari dirujuk. "Kondisi saat tiba di IGD RSUD tidak menunjukkan tanda kebiruan," kata Oka Darsana.

Setelah beberapa hari menjalani perawatan, bayi tersebut dinyatakan pulih dan dilakukan serah terima dengan Dinsos Bangli. "Tadi sudah kita  serah terima ke  Dinas Sosial," jelas  Oka Darsana. 

wartawan
SAM
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.