Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Schneider Electric Meluncurkan Vivace E dan EcoStruxure™ Building Operation 7.0.

electric
Bali Tribune / SCHNEIDER - Vivace E yang merupakan produk baru Schneider Electric ditampilkan di Area Showcase Innovation Hub saat Innovation Day 2025 di Badung, Bali, Rabu (3/9)

balitribune.co.id | Mangupura - Pemimpin global dalam transformasi digital untuk pengelolaan energi dan otomasi, menyelenggarakan Innovation Day 2025 di Badung, Bali, Rabu (3/9) yang menjadi kota terakhir dalam rangkaian penyelenggaraan Innovation Day tahun ini. Mengusung tema “Powering Bali’s Sustainable Future with Net-Zero Buildings”, forum ini menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat adopsi solusi berkelanjutan di sektor bangunan dan hunian yang efisien, rendah emisi, serta selaras dengan target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 dan Bali Net Zero Emission 2045. 

Melalui rangkaian diskusi dan demonstrasi teknologi inovatif, Schneider Electric menghadirkan solusi nyata guna menciptakan ekosistem bangunan dan hunian yang aman dan berkelanjutan.

Sebagai salah satu destinasi pariwisata dunia, Bali mencatat pertumbuhan properti yang pesat. Pada 2024, sektor real estate menyumbang 3,84% atau Rp11,45 triliun terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Bali. Penambahan 3.253 kamar baru dari 23 proyek hotel hingga 2027 serta pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur semakin mempertegas posisi daerah ini sebagai motor pertumbuhan ekonomi sekaligus peluang pembangunan berkelanjutan. Namun, peningkatan tersebut membawa tantangan serius, khususnya konsumsi energi yang tinggi. Hotel bintang lima di Bali mencatat rata-rata konsumsi 183 kWh per kamar per hari, lebih besar dibandingkan Jakarta (131 kWh per kamar per hari) dan Yogyakarta (85 kWh per kamar per hari).

Data ini menegaskan perlunya pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan untuk mendukung target Bali Net Zero Emission 2045. Kondisi ini sekaligus mendorong Bali untuk tampil sebagai penggerak dalam adopsi bangunan dan hunian berkelanjutan di Indonesia. Sebagai bagian dari strategi nasional, Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya telah menetapkan standar Bangunan Gedung Hijau (BGH) dalam Permen PUPR No. 21/2021 dan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) dalam Permen PUPR No.10/2023 guna mendorong pembangunan rendah karbon.

Implementasi regulasi ini, yang kian relevan bagi pertumbuhan pariwisata dan hunian di Bali, membuka peluang replikasi lebih luas guna mempercepat terciptanya ekosistem bangunan berkelanjutan di tingkat daerah maupun nasional. Melihat peran vital sektor bangunan dalam konsumsi energi dan emisi karbon, Fajar Santoso Hutahaean yang merupakan Kepala Balai Teknik Sains Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum menyampaikan, sektor bangunan dan hunian memegang peran besar dalam konsumsi energi sekaligus potensi pengurangan emisi. "Kami mengapresiasi inisiatif Schneider Electric menghadirkan forum kolaboratif ini, dan mengajak seluruh pihak memperkuat sinergi menuju ekosistem bangunan dan hunian berkelanjutan di Indonesia," jelasnya.

Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, menambahkan, transformasi menuju bangunan dan hunian berkelanjutan hanya dapat tercapai jika pemerintah, industri, dan masyarakat bergerak bersama. Innovation Day Bali menjadi bukti bagaimana solusi digital dan kerjasama lintas sektor dapat mempercepat terciptanya bangunan dan hunian yang efisien, aman, dan rendah karbon. "Komitmen kami adalah menghadirkan teknologi yang memberi dampak positif, memberdayakan masyarakat untuk memaksimalkan energi dan sumber daya, sekaligus menjembatani kemajuan dan keberlanjutan. Semangat ini lah yang terus mendorong Schneider Electric untuk terus hadir sebagai mitra terpercaya dalam mewujudkan efisiensi baik di Bali maupun Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan ini, Achmad Sutowo Sutopo selaku Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI), menyampaikan, transformasi menuju bangunan cerdas dan hijau tidak semata-mata bergantung pada kecanggihan teknologi. Teknologi hanya akan efektif bila ditopang oleh kesiapan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan visioner. Karena itu, HAEI terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga ahli elektro melalui pelatihan, sertifikasi, dan forum keilmuan agar mereka mampu menjawab tantangan sekaligus memanfaatkan peluang dari transformasi energi.

Dalam acara ini Schneider Electric meluncurkan Vivace E, rangkaian saklar dan stopkontak bergaya modern dengan desain tanpa bingkai, pilihan warna elegan, fitur keamanan dengan shutter, serta kemudahan instalasi untuk berbagai gaya interior bangunan dan hunian.

Schneider Electric juga memperkenalkan EcoStruxure™ Building Operation 7.0, platform manajemen gedung dengan arsitektur terbuka yang terintegrasi dan fleksibel, dilengkapi keamanan siber yang lebih kuat. Solusi ini memungkinkan implementasi yang lebih cepat dan optimal untuk operasional yang lebih efisien dan rendah emisi. Kedua solusi ini menegaskan komitmen Schneider Electric menghadirkan teknologi yang modern dan relevan bagi semua orang dalam mendukung bangunan dan hunian berkelanjutan.

Sebagai bagian dari agenda, Schneider Electric menghadirkan berbagai solusi unggulan yang mendukung mendukung efisiensi energi dan digitalisasi bangunan. Solusi ini ditampilkan dalam area showcase Innovation Hub, memberi gambaran nyata tentang bagaimana teknologi dapat membantu sektor bangunan dan hunian mempercepat transformasi menuju ekosistem yang rendah karbon sekaligus terdigitalisasi.

wartawan
YUE
Category

Investasi Buleleng Melonjak 328 Persen, Tembus Rp287 Miliar pada Triwulan II 2026

balitribune.co.id I Singaraja - Iklim investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Realisasi investasi di Kabupaten Buleleng pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai mencapai Rp287.017.403.738.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.