Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usut Dugaan Korupsi LPJU Hias Rp3,08 Miliar, Kejari Karangasem Periksa Pejabat OPD dan Pihak Swasta

kejari
Bali Tribune / KETERANGAN - asi Intel Kejari Karangasem, Ferdy Arya Nul Hakim, saat memberikan keterangan pers terkait pemeriksaan saksi baru dari unsur OPD dan pihak swasta dalam kasus dugaan korupsi LPJU Hias, Senin (18/5/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan Lampu Penerangan Jalan Umum Hias (LPJUH) Tahun Anggaran 2023–2024 senilai Rp3,08 Miliar. Hingga saat ini, tim penyidik tercatat telah memeriksa sedikitnya 20 orang saksi.

Kasi Intel Kejari Karangasem, Ferdy Arya Nul Hakim, menyampaikan bahwa pada Senin (18/5/2026), penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi baru yang berasal dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak rekanan swasta.

“Hari ini tim penyidik Kejaksaan Negeri Karangasem memanggil dan memeriksa dua orang saksi. Masing-masing satu orang dari OPD yang didampingi oleh dua orang penasihat hukum, dan seorang saksi lagi dari pihak swasta,” ujar Arya Nul Hakim kepada awak media.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim penyidik mencecar saksi dari pihak swasta dengan belasan pertanyaan. Pemeriksaan ini berfokus pada keterlibatan mereka dalam proyek pengadaan lampu hias tersebut. “Pihak swasta bersangkutan namanya tercantum dalam salah satu dokumen yang diperoleh penyidik pada saat melakukan pendalaman perkara,” tegas Kasi Intel.

Sementara itu, kesaksian dari pihak OPD dinilai sangat krusial untuk mengurai konstruksi hukum proyek yang menyasar Jalan A. Yani dan Jalan Untung Suropati, Kelurahan Subagan, Karangasem ini.

“Keterangan saksi dari OPD ini sangat penting untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang, baik konstruksi perkaranya maupun pihak-pihak yang diduga terlibat. Pada intinya, kami berharap saksi dapat bersikap kooperatif, jujur, dan terbuka demi penegakan hukum serta keadilan,” tandasnya.

Meski Kejari enggan membeberkan identitas pejabat OPD yang diperiksa hari ini, sumber media mengungkapkan bahwa pejabat tersebut adalah I Nyoman Sutirtayasa. Ia merupakan Mantan Kepala Bapelitbangda yang saat proyek berjalan juga menjabat sebagai Plt. Kepala Dinas Perhubungan Karangasem. Saat ini, Sutirtayasa menduduki posisi sebagai Staf Ahli Bupati Karangasem.

Sebelum pemeriksaan hari ini, Kejari Karangasem telah memeriksa belasan saksi penting lainnya, antara lain, I Ketut Sedana Merta (Sekretaris Daerah Kabupaten Karangasem), Tjok Made Surya Darma (Kepala Dinas Perhubungan Karangasem), Lurah Subagan serta belasan saksi terkait lainnya.

Ditemui terpisah, Sekda Karangasem I Ketut Sedana Merta membenarkan bahwa dirinya telah dimintai keterangan oleh penyidik Kejari. Ia diperiksa dalam kapasitasnya sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Karangasem.

“Iya, saya diperiksa sebagai saksi. Selaku Ketua TAPD, kapasitas kami adalah membahas dan menyetujui anggaran secara global untuk kegiatan di seluruh OPD,” beber Sedana Merta.

wartawan
AGS
Category

Sociolla Hadirkan Love Local 2026 Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan Merayakan Pertumbuhan Brand Lokal

balitribune.co.id I Mangupura - Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sociolla, pionir omnichannel beauty retailer di bawah naungan Social Bella, kembali menghadirkan Love Local 2026 bertema "100% Cantik Indonesia".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bentangkan Merah Putih 100 Meter Kobarkan Semangat Kemerdekaan

balitribune.co.id I Tabanan - Semangat nasionalisme membentang nyata di Taman Perjuangan Singasana, Selasa (4/8/2026), ketika Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter dibentangkan dalam Parade Singasana Merah Putih sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Kabupaten Tabanan Tahun 2026. 

Baca Selengkapnya icon click

Interkoneksi Pipa Laut, Distribusi Air di Nusa Dua Terganggu Selama Tiga Hari

balitribune.co.id I Mangupura - Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung akan menghentikan sementara distribusi air di sejumlah wilayah Badung Selatan selama pelaksanaan pekerjaan interkoneksi pipa bawah laut. Pekerjaan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu (5/8/2026) hingga Jumat (7/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.