Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

pasar murah
Bali Tribune/PASAR MURAH - Wabup Bagus Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

 

Wabup Bagus Alit Sucipta menjelaskan bahwa setiap menjelang hari besar keagamaan, permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pokok cenderung meningkat yang berimbas pada kenaikan harga. "Pemerintah berkewajiban mengambil langkah preventif. Melalui pasar murah ini, kami memberikan jaminan stabilitas harga di pasaran. Barang yang dijual di sini harus benar-benar di bawah harga pasar sehingga meringankan beban masyarakat," ujarnya.

 

Ia juga mengapresiasi kolaborasi Bank BPD Bali, PDAM Tirta Mangutama, dan Bank Indonesia yang memberikan subsidi pada komoditas tertentu. Kegiatan ini turut melibatkan Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, Kelompok Wanita Tani (KWT), dan pelaku usaha lokal.

“Kami berikan apresiasi dan penghargaan kepada Bank BPD Bali, PDAM Tirta Mangutama dan Bank Indonesia yang telah bersedia berkolaborasi dalam penyediaan barang kebutuhan pokok bersubsidi yang dijual dalam pasar murah ini,” ucap Wabup.

 

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Badung I Made Wirya Santosa, menyebutkan bahwa momen Nyepi dan Idul Fitri yang berdekatan tahun ini menjadi tantangan tersendiri dalam ketersediaan barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting). "Pasar murah ini adalah bagian dari rangkaian pengendalian inflasi di Kabupaten Badung. Kami berharap langkah ini efektif mengantisipasi lonjakan harga yang biasanya terjadi menjelang hari raya," jelasnya. Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Badung, Direksi BUMD, serta tokoh masyarakat setempat.  

wartawan
ANA
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.