Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wajah Baru Desa Linjong, Menjaga Tradisi dan Alam Lewat Hutan Adat Giri Upawana

bupati bangli
Bali Tribune / HUTAN - Bupati Bangli SN Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar meresmikan pembuatan Hutan Adat "Giri Upawana" di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kabupaten Bangli pada Sabtu (21/2/26)

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli SN Sedana Arta didampingi Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar secara resmi meresmikan dimulainya pembuatan Hutan Adat "Giri Upawana" yang berlokasi di Banjar Linjong, Desa Tiga, Kabupaten Bangli pada Sabtu (21/2/26). Mengusung tagline #LangkahKecilDampakBesar, proyek ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat adat dalam menjaga kelestarian ekosistem pegunungan dan ketersediaan air di Bali.

Acara peresmian ditandai dengan penanaman bibit pohon langka secara simbolis oleh Bupati Bangli bersama Ny. Sariasih Sedana Arta, yang didampingi oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan diar, Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, jajaran Forkopimda, tokoh adat setempat, serta aktivis lingkungan. Penyangga Ekosistem dan Warisan Budaya, nama Giri Upawana diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti "Hutan Pegunungan." Kawasan ini diproyeksikan tidak hanya sebagai paru-paru hijau baru bagi Bangli, tetapi juga sebagai area konservasi flora lokal yang memiliki nilai ritual bagi masyarakat Hindu di Bali.

Dalam sambutannya, Sedana Arta menyatakan “Kami berkomitmen penuh menjadikan Linjong sebagai desa wisata ikonik berbasis komunitas. Kuncinya adalah masyarakat harus menjadi pelaku utama agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh mereka, dengan tetap menjaga kelestarian hutan adat dan tradisi lokal sebagai prioritas,”ujarnya.

Potensi Linjong sangat besar. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan investasi yang bertanggung jawab, pengembangan desa wisata ini adalah langkah kecil dampak besar bagi kesejahteraan warga sekaligus pelestarian lingkungan di Bangli. “Melalui konsep berbasis komunitas, saya optimis Desa Linjong akan menjadi destinasi wisata berkelanjutan yang mampu menyinergikan konservasi hutan adat dengan peningkatan ekonomi masyarakat lokal,”tutupnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Kencana Loka Desa Adat Linjong Made Win menjelaskan Semangat gotong royong warga adalah modal utama kami membangun Desa Wisata Linjong. Di atas lahan 98 are, kami akan menghijaukan 70 are sebagai hutan adat untuk memperkenalkan keindahan alam dan tradisi kami kepada dunia, demi kesejahteraan seluruh masyarakat. "Kami di Kencana Loka berkomitmen mengelola 70 are lahan hutan adat sebagai daya tarik wisata unik. Fokus kami adalah melibatkan seluruh warga agar manfaat ekonomi dari pariwisata ini dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat Linjong,”jelasnya.

Pembangunan hutan adat ini melibatkan peran aktif krama Banjar Linjong dalam pengelolaan dan pengawasannya. Konsep Wana Kerthi (memuliakan hutan) menjadi landasan utama, di mana hutan dipandang sebagai area suci yang harus dijaga keseimbangannya.
Pemerintah Kabupaten Bangli berharap Hutan Adat Giri Upawana dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Bangli untuk memanfaatkan lahan desa menjadi kawasan hijau produktif yang mampu memitigasi perubahan iklim secara lokal.

Hutan Adat Giri Upawana merupakan kawasan konservasi berbasis masyarakat yang terletak di Banjar Linjong. Program ini berfokus pada Penanaman pohon endemik dan pohon upakara, menjaga daerah resapan air di wilayah hulu serta menjadi laboratorium alam bagi generasi muda untuk belajar tentang keanekaragaman hayati.

wartawan
KSM
Category

Puluhan Galian C Bodong Beroperasi di Bebandem, Penegak Hukum Tutup Mata

balitribune.co.id I Amlapura - Puluhan usaha Galian C di Karangasem utamanya di Kecamatan Bebadem diketahui tidak memiliki izin alias bodong. Aktifitas ilegal usaha galian C tak berizin tersebut mengudang perhatian banyak kalangan mengingat dampak kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pengerukan pasir dan bebatuan secara membabibuta saat ini sudah  semakin parah dan dinilai sudah merusak alam dan membahayakan lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Gelar Operasi Pekat Agung, Sasar Warung Klontong yang Jual Miras

balitribune.co.id I Gianyar - Polres Gianyar melalui personel Operasi Pekat Agung 2026 menggelar patroli sekaligus memberikan imbauan kepada pemilik warung kelontong yang menjual minuman beralkohol di wilayah Kecamatan Blahbatuh, Senin (3/8/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lantai 3 dan 4 Pasar Badung Sepi, Perumda Siapkan Akses ke Pusat Kuliner

balitribune.co.id I Denpasar - Keberadaan lantai 3 dan 4 Pasar Badung pasca bencana banjir hingga kini masih sepi pengunjung. Ini berdampak pada menurunnya pendapatan pedagang maupun Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar. Termasuk berdampak tingginya tunggakan pembayaran dari sejumlah pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Dapat Informasi Ancaman Bom, Pengelola Bandara Ngurah Rai Minta Masyarakat Jangan Bercanda

balitribune.co.id I Kuta - Pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jasa bandara untuk tidak bercanda, membuat, atau menyampaikan informasi palsu mengenai ancaman bom, maupun bentuk ancaman keamanan lainnya di bandara. Mengingat, bandara merupakan objek vital nasional yang pengamanannya dilaksanakan secara ketat sesuai peraturan perundang-undangan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.