Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Makex Robotic Competition 2025 di Bali, 9 Negara Bersaing Menuju Juara Dunia

competition
Bali Tribune / KIKA - Makex International Commite Olivia Chen, CEO PT Joindo Eka Handal - Founder Makex Indonesia, Erwin Octavia dan I Gede Ady Suardi General Manager Aston Hotel Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Menuju Kejuaraan Dunia, (World Championship) yang akan dilaksanakan di China, Januari 2026 mendatang. Sembilan Negara yaitu, Indonesia, Mexico, India, Lebonan Korea Selatan, Thailand, Filipina , Malaysia dan UAE bertarung di event Makex Robotic Competition 2025 yang diadakan di  Hotel Aston Denpasar, Jumat (23/10).

Makex Robotic Competition 2025 merupakan tahun ke-8 penyelenggaraan di Indonesia dan lebih spesial karena kita dipercaya menjadi tuan rumah bagi internasional.

Tim  Indonesia diwakili dari beberapa sekolah (Bina Bangsa School, Bina Tunas Bangsa, Sampoerna Academy, Highscope School Indonesia, Jakarta Nanyang School, Ipeka, National High Jakarta School, Surabaya Grammar School, Bright Kiddie School) yang telah memenangkan tahap elimininasi dari berbagai distrik yang sebelumnya diselenggarakan.

Kategori pertandingan meliputi Spark (rancang bangun), Inspire (mobile transporter), Starter (missions mobile) dan Explore (battle) Erwin Octavia selaku CEO PT Joindo Eka Handal - Founder Makex Indonesia didampingi  Olivia  Chen Makes  International  Commite  dan I Gede Ady Suardi  General Manager Aston Denpasar mengatakan, Partisipan kali ini berjumlah 400 peserta yang merupakan talenta terbaik dari setiap negara yang berusia mulai dari 6 tahun sampai 15 tahun. 

“Selama 8 tahun penyelenggaraan, Makex telah menunjukkan perkembangan siswa yang teruji dari segi kemampuan coding dan kemampuan mental mereka terutama dari sisi adaptif dan resiliencemereka menjadi pribadi yang lebih mandiri dan siap bangkit dari kegagalan,” kata Erwin Octavia.

Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya kompetisi kali ini lebih ketata. Masing-masing negara menurunkan wakil terbaiknya, tambah Olivia. Sementara Ady Suardimengaku bangga Aston Hotel Denpasar dipercaya sebagai tuan rumah penyelnggara. 

“Pastinya ini sangat berguna untuk meningkatkan brand Image Aston Denpasar, termasuk meningkatkan pariwisata di Bali,” terang Ady Suardi.

wartawan
HEN
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.