Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gebrakan Pelestarian Budaya: INSTIKI Padukan Teknologi AR, Film Dokumenter, dan Pameran Hybrid untuk Angkat Lontar Prasi Tenganan

pengabdian masyarakat
Bali Tribune / tim pengabdian masyarakat INSTIKI sukses menyinergikan teknologi digital mutakhir dengan kearifan lokal guna menyelamatkan mahakarya seni Lontar Prasi di Desa Tenganan, Bali

balitribune.co.id | Amlapura — Di tengah gempuran arus modernisasi, keberadaan seni tradisional sering kali terpinggirkan. Namun, langkah nyata nan inovatif justru ditunjukkan oleh Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI). Melalui program bertajuk "Tenganan Digital Heritage", tim pengabdian masyarakat INSTIKI sukses menyinergikan teknologi digital mutakhir dengan kearifan lokal guna menyelamatkan mahakarya seni Lontar Prasi di Desa Tenganan, Bali.

Program berskala nasional ini merupakan realisasi dari pendanaan Hibah BIMA Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dalam skema Program Inovasi Seni Nusantara Tahun 2026. Digawangi oleh Dr.I Nyoman Agus Suarya Putra.S.Sn.,M.Sn sebagai ketua tim, bersama tiga akademisi ahli yakni Christina Purnamayanti.S.Kom.,M.Kom,  Ni Kade Ayu Nirwana,S.Pd.,MM dan I Gede Iwan Sudipa,S.Kom.,M.Cs kegiatan ini memberikan solusi komprehensif bagi masa depan pelestarian Lontar Prasi.

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pelestarian budaya membutuhkan medium yang relevan dengan zaman. Merespons hal tersebut, tim INSTIKI menghadirkan dua inovasi teknologi utama. Pertama, produksi film dokumenter budaya yang dirancang sebagai arsip visual sekaligus upaya strategis pemertahanan sejarah Lontar Prasi. Kedua, pengembangan teknologi Augmented Reality (AR). Lewat AR, guratan Lontar Prasi diproyeksikan menjadi wujud digital yang interaktif dan hidup, mengukuhkannya sebagai identitas budaya yang sangat memikat bagi generasi milenial.

Tidak berhenti pada digitalisasi karya, tim pengabdian juga menaruh perhatian besar pada regenerasi seniman lokal. Hal ini diwujudkan lewat pelatihan intensif menggambar lontar yang disambut antusias oleh para remaja Desa Tenganan.

Hebatnya, karya-karya dan pesona Lontar Prasi ini tidak hanya bergaung di lingkup desa. Tim INSTIKI membuat gebrakan dengan menyelenggarakan Pameran Hybrid Lontar Prasi. Melalui pameran yang memadukan konsep luring (langsung) dan daring (virtual) ini, keindahan Lontar Prasi berhasil diperkenalkan kepada masyarakat luas, menembus batas geografis dan mendatangkan apresiasi dari berbagai kalangan.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, program ini turut menyentuh aspek komersialisasi karya seni. Para perajin lokal dibekali strategi bisnis masa kini lewat seminar pemasaran digital (digital marketing). Menghadirkan Ibu Ni Made Astini Rahayu. SE.M.Ak, seorang pakar dan Dosen Bisnis Digital sebagai narasumber, para perajin diajarkan teknik mengemas serta memasarkan karya seni mereka ke pasar yang lebih luas melalui kekuatan internet.

Ketua Tim Pengabdian, Agus Suarya, menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini adalah wujud dedikasi institusi melalui Direktorat Riset, Inovasi, dan Pengabdian Masyarakat INSTIKI.

“Kegiatan ini adalah hasil kolaborasi strategis antara program Kemendiktisaintek, Dikti Saintek Berdampak, dan Program BIMA. Kami membuktikan bahwa kemajuan teknologi digital tidak akan menggerus tradisi. Sebaliknya, lewat inovasi seperti AR dan pameran hybrid, teknologi menjadi kekuatan utama untuk merawat dan mempromosikan seni Nusantara ke panggung dunia,” tegas Agus.

Langkah taktis INSTIKI lewat "Tenganan Digital Heritage" ini menjadi cetak biru ( blueprint ) ideal bagaimana akademisi, pemerintah, dan masyarakat desa bisa bersinergi menciptakan benteng yang kokoh bagi warisan leluhur bangsa.

wartawan
RED
Category

100% Site Kembali Beroperasi, Telkomsel Tuntaskan Pemulihan Jaringan di Flores

balitribune.co.id I Flores - Telkomsel bersama Telkom Group berhasil menuntaskan pemulihan layanan telekomunikasi pascagempa yang berdampak di sejumlah wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur. Setelah melalui proses recovery secara intensif di tengah berbagai tantangan lapangan, hingga 18 Agustus 2026 seluruh site Telkomsel di wilayah terdampak telah kembali beroperasi (100% Recovery).

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Maestro Tari Buleleng Raih Penghargaan dari Gubernur Koster

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dibuka di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Singaraja, Selasa (18/8). Mengusung tema “Uriping Rasa”, festival yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 ini menjadi panggung apresiasi seni, budaya, kreativitas, serta penggerak ekonomi kreatif masyarakat Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jumlah Saksi Dugaan Korupsi BBM Dinkes Tabanan Bertambah Jadi 20 Orang

balitribune.co.id I Tabanan – Jumlah saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak dan makan minum (BBM-mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Tabanan terus bertambah seiring proses penyidikan yang terus bergulir.

Baca Selengkapnya icon click

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.