Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menunggu Aksi Gultor

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Setelah teror Mako Brimob, bom Surabaya dan Sidoarjo, serta penyerangan Mapolda Riau, nama satuan penanggulangan teror (Satgultor) 81 Kopassus TNI-AD lebih sering disebut. Mengapa Gultor tidak segera digerakkan ketika teroris mulai beraksi? Pertanyaan itu muncul ketika ancaman teroris kian nyata, eskalatif dan memakan banyak korban. Seperti halnya peristiwa bom Sarina, bom Jln. Thamrin (Jakarta Pusat), pertengahan Januari 2016 lalu, publik bertanya-tanya, mengapa pasukan anti-teror Kopassus tidak tampak di lokasi? Pertanyaan yang sama juga terhadap pelaksanaan Operasi Tinombala,  operasi pengejaran kelompok teroris pimpinan Santoso di Poso (Sulawesi Tengah). Rasa penasaran dan ingin tahu publik, menunjukkan bahwa Satgultor 81 memang dinanti aksinya. Untuk diketahui, Gultor adalah satuan strategis terpilih. Artinya yang menjadi sasaran penindakan Satgultor 81 adalah obyek atau kasus yang masuk kategori strategis terpilih. Peristiwa teror bom di Thamrin dan pengejaran kelompok Santoso, belum termasuk dalam kategori strategis terpilih.Kategori strategis terpilih, bisa dijelaskan dengan merujuk pada operasi atau simulasi yang pernah dilakukan Satgultor, seperti pembajakan pesawat terbang (ingat Operasi Woyla), pembebasan sandera pada objek vital (kedutaan besar misalnya), pembajakan di gedung tinggi, dan ancaman serius dan membutuhkan  keahlian khusus. Operasi Satgultor Kopassus memang heroik dan memukau. Sejak didirikan pada 16 April 1952 buat menumpas pemberontakan Republik Maluku Selatan, satuan elit Angkatan Darat ini sudah berulangkali terlibat dalam operasi mengamankan NKRI. Struktur organisasinya memang unik. Pasukan ini selalu beroperasi dalam satuan kecil dengan mengandalkan serangan cepat dan mematikan. Menyusup, mengintai, menguasai dan mengendalikan. Berhadapan dengan teroris, Gultor Kopassus lebih mengandalkan tempur non konvensional. Untuk itu setiap prajurit Kopassus dibekali kemampuan tempur yang tinggi. Nama Kopassus pertamakali dikenal  dunia internasional setelah sukses membebaskan 57 sandera dalam drama pembajakan pesawat Garuda 206 oleh kelompok ekstremis yang menamakan diri Komando Jihad, di tahun 1981. Operasi sukses dengan keberhasilan gemilang ini mengundang kekaguman dunia. Segudang prestasi Kopassus membuat prajurit elit Indonesia itu banyak dilirik negeri jiran untuk mengikuti latihan bersama, di antaranya Myanmar, Brunei dan Filipina. Tapi tidak selamanya Kopassus cuma diterjunkan dalam misi rahasia. Tidak jarang Kopassus ikut membantu penanggulangan bencana alam di Indonesia, seperti banjir, gempa bumi atau bahkan kebakaran hutan. Medan lain yang menjadi taruhan pasukan elit ini adalah melawan Gerakan Aceh Merdeka. Diperkirakan lebih dari 300 wanita dan anak di bawah umur mengalami perkosaan dan hingga 12.000 orang tewas selama operasi militer TNI di Aceh antara 1990-1998. Sebagaimana lazimnya, prajurit Kopassus berada di garda terdepan dalam perang melawan GAM. Seperti itulah kualifikasi khusus dan terpilih, yang memberi ruang bagi pasukan baret merah ini menunjukan taringnya. Dan saat ini, dimana ancaman teroris demikian dahsyat, aksi patriotis sebagai penyelamat negeri segera ditunjukkan.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Ketua DPRD Badung Gelar Korvei Aksi Bersih Sampah Laut di Pantai Legian Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, melaksanakan kegiatan korvei Aksi Bersih Sampah Laut sebagai tindak lanjut arahan Bupati Badung terkait percepatan penanganan sampah laut kiriman. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) sekaligus upaya memperkuat sinergi seluruh komponen stakeholder di Kabupaten Badung. Jumat (13/2).

Baca Selengkapnya icon click

Sempat Dilarikan ke RS, Nyawa Satu Pekerja Korban Longsor Sukawati Tak Terselamatkan

balitribune.co.id | Gianyar - Tiga orang buruh proyek terkubur longsor material bangunan di banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, Gianyar, Kamis (12/2) Siang. Dua orang berhasil selamat, sedangkan seorang lagi sempat dievakuasi dari timbunan, namun akhirnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendar Merah Seribu Lampion, Pesona Imlek di Langit Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Sekitar seribuan lampion mulai dipasang di berbagai titik strategis di Kabupaten Tabanan untuk menyemarakkan suasana menjelang perayaan Imlek 2577 yang jatuh pada Selasa (17/2) mendatang.

Pemasangan ornamen berwarna merah khas tersebut dilakukan secara tersebar di beberapa lokasi utama, mulai dari kawasan perbatasan hingga pusat pemerintahan di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Seni Merawat Tradisi, Intip Kesibukan Wihara Saat Ritual Bersih Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Tempat peribadatan yang berada di pusat kegiatan pariwisata di Kuta Kabupaten Badung mulai didatangi warga Tionghoa untuk membersihkan Wihara dan melakukan pemasangan dekorasi bernuansa Tahun Baru Cina atau Imlek 2577 Kongzili tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Denpasar Arya Wibawa Mendem Pedagingan di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas Desa Adat Renon

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengikuti prosesi Mendem Pedagingan serangkaian Karya Melaspas lan Mecaru di Pemerajan Gede Bendesa Manik Mas, Banjar Adat Tengah, Desa Adat Renon bertepatan Rahina Wraspati Kliwon Menail, Kamis (12/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.