Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Kejurnas, PJSI Bali Dirundung Dilema

Bali Tribune/ Nengah Sudiartha

Bali Tribune, Denpasar - Pengprov Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Bali kini sedang dirundung dilema terkait rencana pengiriman judokanya ke ajang Kejuaraan Nasional Judo di Jakarta, 22-24 Februari mendatang. Pasalnya, anggaran dari KONI Bali terkait pengiriman 20 judoka ke ajang tersebut masih belum ada kejelasan. Padahal, kejurnas tersebut merupakan ajang pengumpulan poin bagi judoka seluruh Indonesia untuk lolos ke PON XX/2020 Papua. “Ya, kami dilematis karena keputusan serba sulit harus kami ambil. Kalau soal anggaran kami membutuhkan dana untuk keberangkatan 20 judoka yang bakal turun ke kejurnas nanti, namun sampai sekarang masih belum ada kepastian berapa dana yang dibantu dari KONI Bali ke kami. Padahal 20 judoka itu telah kami daftarkan untuk mengejar poin lolos PON. Karena kejurnas ini merupakan ajang Pra-PON juga,” ungkap Wakil Ketua Umum PJSI Bali, Nengah Sudiartha, Rabu (13/2). Perwira menengah polisi ini mengatakan, jika nantinya bantuan KONI Bali tak sama dengan dana yang dibutuhkan untuk mengirim judoka ke kejurnas, maka mau tidak mau bakal ada pengurangan jumlah pengiriman judoka tersebut. Ini, lanjut dia, merupakan dilema tersendiri, karena sebelum adanya ketentuan pasti jumlah poin lolos PON XX/2020 di Papua mendatang dari PB. PJSI, maka judoka harus sebanyak-banyaknya mengumpulkan poin di event yang notabene juga sekaligus event Pra-PON tersebut. “Dilema lainnya terkait dengan kuota per kelas yang dipertandingkan di kejurnas. Kuota sekarang ini yang diberikan oleh PB. PJSI untuk satu kelas hanya boleh menurunkan 1 judoka, berbeda dengan Pra-PON sebelumnya dimana kuota 1 kelas provinsi boleh menurunkan maksimal 2 judoka,” sebut Sudiartha. Ini membuat PJSI Bali, kata Sudiartha, harus memilih dengan jeli dan teliti, karena satu kelas ada dua judoka andalan dengan prestasi nasional. Dicontohkannya, di kelas 81 kg ada Adesta Wiradamungga yang notabene judoka pengalaman dan prestasi sampai event internasional dan Bima Prasetya yang sekarang ini menghuni pelatnas. “Ada lagi di kelas 73 kg ada Adi Wirawan yang merupakan juara PON Jawa Barat lalu, dan ada Komang Adi Arta yang merupakan juara bertahan di kejurnas tahun lalu. Ini kan menjadi pilihan sulit siapa yang harus diturunkan karena sama-sama keduanya judoka berkualitas Bali,” pungkas Sudiartha.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tim Disiplin Pemkab Badung Sidak DPUPR dan BPKAD, Pastikan ASN Tetap Disiplin

balitribune.co.id | Mangupura - Tim Pembinaan Kepegawaian dan Penegakan Pelanggaran Disiplin ASN atau Tim Disiplin Pemkab Badung kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap terjaga. Kali ini, sidak menyasar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) serta Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rabu (9/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Tabanan Kembali Berprestasi, Raih Apresiasi Sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

balitribune.co.id | Tabanan - Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih "Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif" dalam Malam Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa”. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI, Ni Luh Puspa, kepada Bupati Tabanan, Dr.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Tabanan Minta Evaluasi Kinerja Perumda SS Sebelum Tambah Modal

balitribune.co.id | Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Perumda Sanjayaning Singasana (SS) sebelum menyetujui tambahan modal. Evaluasi dirasa perlu untuk melihat secara transparan rekam kinerja dan arah bisnis perusahaan daerah tersebut sebelum menyerap anggaran daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Rekonstruksi, Polres Tabanan Rencanakan Pelimpahan Tahap Pertama Kasus Juwuk Legi

balitribune.co.id I Tabanan – Kepolisian Resor (Polres) Tabanan berencana segera melakukan pelimpahan tahap pertama kasus penganiayaan terduga maling ayam di Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti.

Pelimpahan tahap pertama atau berkas pemeriksaan terhadap para tersangka dalam kasus ini yang jumlahnya lima orang itu akan dilakukan setelah penyidik melaksanakan rekonstruksi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.