Diposting : 24 April 2019 13:52
Agung Samudra - Bali Tribune
balitribune.co.id | Bangli - Kontingen Bangli dalam hajatan Porprov di Tabanan akan menurunkan atlet lokal atau asli Bangli. Walaupun demikian, untuk masalah target, daerah berhawa sejuk ini bertekad bisa memperbaiki posisi yakni dari awalnya berada di posisi 6 naik ke peringkat 5. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Koni Bangli, I Nengah Budiarsa, Selasa (23/4).
Menurut I Nengah Budiarsa, memang sudah menjadi sebuah komitmen awal, dimana dalam ajang Porprov kontingen Bangli akan diperkuat atlet lokal. Langkah ini diambil selain untuk memberikan ruang bagi atlet lokal untuk menambah pengalaman bertanding juga untuk kepentingan regenerasi.
“Kalau mau meraih prestasi bisa saja dengan cara instan yakni mendatangkan atlet dari luar, tapi haram buat Kabupaten Bangli, kami menurunkan potensi lokal,” sebutnya.
Lanjut I Nengah Budiarsa untuk persiapan para atlet yang nantinya akan turun dalam Porprov di Tabanan, diawali dengan sesi tes kebugaran atlet yang jadwalnya akan dilaksanakan tanggal 5 Mei nanti. “Semua atlet akan menjalani tes kebugaran, dari hasil tes ini akan menentukan layak atau tidaknya atlet nantinya turun untuk berlaga,”ungkapnya.
Setelah menjalani tes kebugaran, para atlet akan menjalani pemusatan latihan (TC) selama sembilan puluh hari. Sementara untuk anggaran Porprov dari Rp 7 miliar yang dianggarkan untuk KONI hampir 85 persen untuk Porprov. “Untuk cabor yang diikuti sebanyak 33 cabor dengan kekuatan 360 atlet,” sebut mantan atlet lari ini.
Disinggung target, kata I Nengah Budiarsa bisa berada di lima besar atau naik satu strip dari Porprov dua tahun lalu. “Untuk target kami tidak muluk-muluk bisa berada di peringkat lima,” jelasnya sembari menambkan untuk cabor yang berpotensi mendulang medali datang dari cabor pencak silat, karate, judo, atletik.