Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Undiksha Digoyang Rastafara Cetamol "Kanan Kiri"

Bali Tribune/ Rastafara Cetamol saat tampil di Kampus Undiksha, Minggu malam.
balitribune.co.id | Buleleng - Konser musik peluncuran album perdana band raggae Buleleng Rastafara Cetamol persembahan Manik Bumi Foundation bertajuk "Kiri-Kanan" berlangsung semarak pada Minggu 26 Mei 2019 yang bertempat di Kampus Bawah Undiksha.
 
Komunitas Scooter Secret yang melakukan live mural saat acara berlangsung, menambah semarak dan kemeriahan aacara ini.
 
Kadek Hadi Idris dari Manik Bumi mengatakan bahwa band Rastafara Cetamol merupakan band yang selalu berjalan beriringan dengan kami. Terlebih saat melakukan edukasi-edukasi kepedulian terhadap lingkungan. Ia mengatakan "Melakukan edukasi kepedulian terhadap lingkungan dan penyadaran akan pentingnya menjaga kebersihan guna bijak menyampah agar lingkungan tetap asri melalui gigs-gigsnya" ujarnya.
 
Dalam acara ini juga dilakukan pemutaran klip single berjudul "Kiri-Kanan" dan sekaligus hadir pula Erick Est selaku sutradara klip "Kiri-Kanan" yang merupakan salah satu single sekaligus judul album dari Rastafara Cetamol. Erick berpesan "Semoga momentum ini bisa meningkatkan soliditas dan kreativitas kalian dalam bermusik serta tetap menjadi musisi yang low profil" tungkasnya sembari tertawa.
 
Erik juga berterima kasih terhadap segala dedikasi dan terselenggaranya acara ini. Erik juga memanggil I Wayan Gendo Suardana selaku manager dari Band Rastafara Cetamol.
 
Dalam obrolannya Gendo bercerita mengenai awal mula bagaimana kenal dengan band ini dan tertarik untuk memanagerinya. Ia bercerita jika Buleleng kaya dengan musisi lokal yang amat berpotensi dan memiliki musikalitas yang baik namun minim akses. Berangkat dari pemikiran itu Gendo tertarik untuk membantu memanageri band ini hingga sampai pada titik dimana kawan-kawan Rastafara Cetamol mampu merampungkan Album "Kiri-Kanan" yang didalamnya terdapat 7 lagu. 
 
Gendo juga berterimakasih kepada kawa-kawan Gamasera yang merupakan komunitas Himpunan Mahasiswa Seni Rupa Undiksha. Ia mengatakan bahwa "Kami memilih launching disini sebab kawa-kawan RC lahir di sini, mereka rata-rata merupakan mahasiswa Undiksha dan berkumpul sehingga bisa main band bareng dan terbentuklah Rastafara Cetamol sejak 2014"
 
Lebih lanjut ia mengatakan "kita ingin terus menjaga komunikasi dengan Gamasera dalam kemasan launching album ini agar kita tidak lupa pada kawitan yakni kampus Undiksha karena anak-anak rata-rata tamatan kampus ini dan sering latihan di studio kampus" imbuhnya
 
Acara diiringi oleh berbagai band seperti Aprecenta, NoEgo, Duq Belas Malam, Last Year dan Bandito Squad serta ditutup dengan penampilan Rastafara Cetamol.uni
wartawan
release
Category

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.