Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rumah Balian Ludes Terbakar, Barong yang Disungsung Tinggal Puing

Bali Tribune/ LUDES - Kondisi rumah Jro Tapakan Kartik ludes terbakar.

balitribune.co.id | Bangli - Kebakaran menghanguskan  rumah milik I Nengah Darmayasa alias Jero Kartik (46) asal Banjar Penaga, Desa Metro, Kecamatan Tembuku, Bangli, Senin (1/7)  sekitar pukul 04.00 Wita. Selain menghangsukan dua bilik rumah, juga menghanguskan barong yang disungsung oleh Jro Katik  yang kesohor namanya sebagai balian Tapakan.  Di balik musibah kebakaran yang terjadi, ada  pengakuan mistis dari Jro Katik, dimana dua minggu sebelum rumahanya terbakar sempat mendapat pawisik. Kepada bali tribune Jero Kartik mengungkapkan, kebakaran mengakibatkan dua  bilik rumahnya ludes. Untuk bangunan rumah bagian timur, terdiri dari 3 ruang yang meliputi 1 kamar suci dan 2 kamar tidur. Bangunan yang sebelah barat terdiri dari 5 ruangan termasuk ruang tamu. Rumah  sebelah timur ia tempati bersama istri Ni Nengah Mertayani, dan anaknya Ni Wayan Selpiani. Sementara bangunan sebelah barat  yang terdiri dari 4 kamar  dan 1 kamar tamu dimanfaatkan untuk kos Jero Kartik menuturkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 Wita. Saat itu seluruh penghuni rumah masih tertidur lelap. Istrinya sontak terbangun dari tidurnya  saat  mendengar suara ledakan di atas plafon kamar. Karena curiga lantas, pihaknya langsung bangun dan berniak mengecek sumber suara. Ternyata saat keluar kamar sudah ada kobaran api di atap rumah. Pihaknya pun berupaya membangunankan penghuni kos yang juga merupakan siswa kursus untuk magang ke Jepang. Karena api sudah membesar barang-barang tidak ada yang bisa diselamatkan. Dalam peristiwa kebarakan barong yang disungsung balian ini juga ludes terbakar. Jero Kartik mengungkapkan barong yang terbakar berwujud barong ket, selain itu ada juga satu buah punggulan barong ket. Punggalan barong ket sejatinya baru tiga minggu lalu dipulangkan. Yang mana sebelumnya telah diberikan kepada Jero  Partini yang juga masih satu  desa. "Ada tiga minggu lalu dibawa ke sini, alasanya karena ada sesuaitu  yang kurang enak. Sampai di sini dibuatkan upacara pembersihan," akunya.  Diakui, Jero Kartik berencana memindahkan barong dan punggalan barong ket dipindahkan ke bangunan yang sebelah barat. Memang sebelumnya barong dan punggelan berada di tengah-tengah antara bangunan sebelah timur dan bangunan barat. "Rencananya akan kami pindahkan. Tapi sekitar dua minggu lalu saya dapat pawisik agar barong tidak dipindahkan," ungkapnya.  Jero Kartik menambahkan, sebelum kebarakan di rumahnya, lebih dulu  atau sekitar setahun lalu terjadi kebarakan di rumah milik I Nyoman Loling yang juga memiliki punggalan barong ket. Pada tahun 2008 lalu dirinya bersama salah satu sanggar membuat barong. Yang mana memanfaatkan pohon pule sebagai bahan dari punggalanya. "Satu pohon cukup besar sehingga bisa membuat tiga punggalan. Saat itu proses pembuatan dilakukan di rumah saya. Satu punggalan untuk Jero Partini, satu untuk Nyoman Loling. Yang ada di rumah Nyoman Loling lebih dulu terbakar, dan punggalan yang dibawa Jero Partini baru ini dikembalikan," kata Jero Kartik. Pasca kebarakan, keluarga Jero Kartik mengaku  menumpang di rumah saudaranya yang masih diareal pekarangan tersebut.  Kasubbag Humas Polres Bangli AKP Sulhadi mengungkapkan untuk sementara bangunan masih dipasang police line. Diperkirakan pemicu kebarakan adalah bersumber dari percikan api yang timbul akibat korsleting listrik.  Akibat kejadian tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian Rp 500 Juta. ”Petugas masih terus mendalami kasus kebakaran tersebut, namun dugaan sementra kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik di rumah korban,” sebut AKP Sulhadi. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Truk "Over Loading" Masih Marak Lintasi Jalur Denpasar-Gilimanuk

balitribune.co.id I Tabanan – Kendaraan angkutan barang dengan muatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL) terpantau masih marak melintasi jalur nasional Denpasar-Gilimanuk di wilayah Kabupaten Tabanan.

Temuan ini terungkap dalam operasi penertiban gabungan yang digelar Satlantas Polres Tabanan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Jasa Raharja di kawasan Patung Adipura pada Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Tersangka Pengeroyok Maling Ayam di Baturiti Mohon Keringanan Hukuman

balitribune.co.id I Tabanan - Pihak keluarga dari lima warga Banjar Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, yang ditetapkan sebagai tersangka kasus pengeroyokan maling ayam asal Buleleng berinisial KD alias S memohon keringanan hukuman.

Mereka beralasan aksi tersebut murni merupakan upaya bela diri karena terduga pelaku pencurian ayam berinisial KD alias S sempat mengancam warga menggunakan senjata tajam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Pohon di Denpasar Dipasangi Barcode

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar terus mendorong edukasi lingkungan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan memasang barcode atau QR Code pada pohon-pohon yang berada di ruang terbuka hijau (RTH), sehingga masyarakat dapat mengakses informasi lengkap mengenai setiap pohon hanya dengan memindainya menggunakan telepon pintar.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.