Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Koster Minta Pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani Sesuai Target

Bali Tribune/ GROUNDBREAKING - Gubernur Bali Wayan Koster saat menghadiri groundbreaking pembangunan jalan baru batas kota Singaraja-Men gwitani (shortcut.4) di Bedugul, Tabanan
balitribune.co.id | Tabanan - Gubernur Bali, Wayan Koster menghadiri groundbreaking/peletakan batu pertama pembangunan jalan baru batas kota Singaraja-Mengwitani Km 47+800 (shortcut titik 4) di Bedugul, Tabanan, Kamis (18/7). Pembangunan shortcut titik 4 ini salah satu diantara 10 titik yang direncanakan untuk jalan pintas dari Mengwitani ke Kota Singaraja. Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII Bali-Jatim, I Ketut Dharma Wahana menjelaskan proses pembangunan shortcut titik 5, 6 hampir 60%. Pembangunan titik ini akan berakhir Desember 2019. 
 
Kemudian titik 3 dan sambungan titik 4,  pengerjaannya mencapai 30%. Sedangkan untuk shortcut titik 4 pembangunannya sudah 3%. Menurut Dharma, nantinya keberadaan shortcut 4 ini untuk memangkas jarak tempuh dari 1750 meter menjadi 1096 meter, begitupun mengurangi jumlah tikungan. Dari 13 tikungan menjadi 5 tikungan serta mengurangi lama waktu tempuh dari 5,25 menit menjadi 1,64 menit.  
 
Titik 5, 6 pun demikian, dari 15 tikungan menjadi 5 tikungan dengan kemiringan antara 10 sampai 15 derajat menjadi 6 derajat. "Jadi jalannya lebih landai, pengguna jalan bisa lebih nyaman. Jika 2020 smooth pendanaannya kita akan buat shortcut yang lainnya," ucap Dharma. 
 
Sementara itu Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menegaskan, bahwa kelanjutan dari program jalan shortcut Singaraja-Denpasar untuk titik 1 sampai 10 direncanakan selesai pada tahun 2021. Kata dia, untuk titik 5, 6 telah mulai dikerjakan di APBD perubahan 2018 lalu. "Kemudian dilanjutkan tahun 2019 dan harus selesai tahun ini untuk titik 5, 6 melintasi Kabupaten Buleleng," tegas Koster.
 
Kemudian titik 3, 4 yang mulai dilaksanakan tahun ini melintasi Kabupaten Tabanan. Begitupun titik 1, 2 berada di wilayah Kabupaten Tabanan. Sedangkan titik 7, 8, 9, 10 sebut Koster berada di wilayah Kabupaten Buleleng. "Untuk titik 3, 4, 5, 6 selesai tahun 2019 ini. Titik 7, 8 direncanakan 2020. Titik 1, 2, 9, 10 tahun 2021 dan harus selesai 2021," sebutnya. 
 
Disampaikan orang nomor satu di Bali ini, agar program pembangunan jalan pintas tersebut bisa berjalan sesuai dengan target waktu, maka pihaknya menganggarkan untuk pembebasan lahan tahun 2019 sebesar Rp 230 miliar dari APBD Provinsi Bali. "Rupanya kekurangan, sudah kami siapkan di APBD perubahan 2019. Supaya betul-betul programnya berjalan tepat waktu," cetusnya.
 
Pihaknya mengaku mendapat laporan dari Kementerian PU terkait trase titik 1, 2, 7, 8, 9 ,10 akan difinalkan. Sehingga tahun ini pembebesan lahan bisa diselesaikan, dengan demikian tahun 2020 dan 2021 tidak lagi membicarakan pembebasan lahan. "Langsung sudah pembangunan fisiknya berjalan lancar semua. Saya mengambil langkah cepat. Karena kalau dicicil pembebasan lahannya makin lama makin naik," tegas Koster. 
 
Dia mengungkapkan dari hasil wawancara dengan warga atau pemilik lahan di Kabupaten Tabanan yakni titik 3, 4 ini mengaku senang karena lahannya dibayar dengan jumlah yang cukup besar. "Warganya itu ternyata senang sekali tanahnya dilewati jalan shortcut karena dapat uang banyak. Saya mewanti-wanti supaya harganya tidak merugikan para pemilik lahan. Dia harus senang. Kalau ada rumahnya harus dipindah diterobos oleh shortcut, kita buatkan rumah baru dengan Sanggahnya. Jadi, mereka senang sekali. Jangan digusur. Kita buatkan rumah baru. Itu saya wawancara dan rumahnya sudah dibangun," beber Koster. 
 
Dia berharap dengan adanya jalan pintas tersebut tidak hanya memperpendek waktu tempuh juga memberikan kenyamanan bagi para pengguna jalan karena jumlah tikungan yang dilewati pun berkurang. Selain itu juga akan mendukung pertumbuhan pusat-pusat perekonomian di jalur Singaraja, Tabanan sampai Badung. "Saya yakin di wilayah yang dilewati shortcut akan muncul pusat-pusat perekonomian baru dan menggerakkan para pelaku ekonomi di wilayah ini untuk membangun jasa wisata hotel maupun restoran," imbuhnya. 
 
Pihaknya berkomitmen tahun 2021, titik 1 sampai 10 selesai dibangun. Koster pun mengaku akan mengawal anggaran tersebut supaya pembangunan jalan pintas ini berlanjut. "Kita akan menambah shortcut lagi agar betul-betul nyaman jalur Singaraja lewat Tabanan, Badung sampai Bandara I Gusti Ngurah Rai," ujarnya. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.