Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Trans Jawa 9 Masih “Tergeletak”

Bali Tribune/ KANDAS - Proses evakusi puluhan penumpang KMP Trans Jawa 9 yang mengalami gangguan mesin hingga terseret arus dan kandas di Perairan Selat Bali Sabtu lalu.
balitribune.co.id | Negara - Musibah laut kembali terjadi di perairan Selat Bali. Salah satu kapal motor penumpang (KMP) mengalami gangguan mesin dan terseret arus saat belayar menuju Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk pada Sabtu (17/8) lalu. Puluhan pengguna jasa penyeberangan dievakusi. Sedangkan hingga Minggu (18/8) kapal masih kandas di perairan dangkal.
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh, musibah laut ini terjadi Sabtu pagi sekitar pukul 09.50 Wita di jalur penyeberangan lintas Jawa-Bali di perairan Selat Bali. Salah satu KMP yang melayani pengguna jasa penyebeangan Ketapang-Gilimanuk, KMP Trans Jawa 9 terseret arus saat berlayar dari Pelabuhan Penyeberangan Ketapang menuju Pelabuhan Penyeberangan Kapal hingga akhirnya kandas. Saat itu kapal yang mengangkut 35 penumpang serta 5 unit truk tronton, 4 unit truk besar, 4 unit truk sedang, 2 unit kendaraan kecil dan 4 unit sepeda motor ini mengalami gangguang mesin bagian kanan.
 
Kapal yang hendak mencari haluan untuk berlabuh ini terseret arus deras ke arah utara hingga kandas di perairan Selat Bali. Kendati nahkoda kapal berusah melakukan olah gerak, namun kapal tidak berhasil lepas kandas. Kejadian ini dilaporkan ke STC (Ship Traffic Controle) Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk untuk diteruskan kepihak Pos Pencarian dan Pertolongan (PP) Jembrana. Petugas Pos PP Jembrana langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang kapal. Selain menggunakan RIB milik BNPP, vakuasi juga dibantu menggunakan sejumlah jukung (sampan tradisional) milik nelayan Gilimanuk.
 
Kordinator Pos PP Jembrana, I Komang Sudiarsa dikonfirmasi Minggu kemarin mengatakan seluruh penumpang yang dievakusi ke Ruang VVIP PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk melalui dermaga Teluk Gilimanuk, “35 orang penumpang, ada jukung warga juga yang membantu” ujarnya. Menurutnya evakuasi dilakukan setelah pihak kapal yang mengalami gangguan mesin kanan meminta dilakukan evakuasi terhadap penumpang melalui STC. Saat itu dikatakannya kapal juga tengah menunggu giliran berlabuh sekitar 500 meter dari Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk.
 
“trouble engine pada mesin bagian kanan, terseret aruslah dan duduk manis” ungkapnya. Bahkan hingga Minggu kemarin menurutnya kapal masih dalam kondisi kanda diperairan dangkal dekat lampu merah, lantaran belum bisa dilakukan penarikan, “masih duduk manis, sudah diusahakan penarikan tapi belum bisa” jelasnya. Pihaknya memastikan tidak ada korban dalam musibah laut kali ini. “ABK masih ditengah,  penumpangnya sudah turun, barang-barangnya mungkin masih ditengah. Ada yang menunggu, ada beberapa yang melanjutkan perjalanan. Setelah dievakusi sudah diserahkan kepihak ASDP” paparnya. (u)
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.