Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masuk Wilayah Zona Merah, Tak Usah Panik karena Hanya di Wilayah Rumah Sakit

Bali Tribune/ Putu Agus Suradnyana
Balitribune.co.id | Singaraja -  Percakapan publik terkait persebaran virus corona (Covid-19) terus merebak.Bahkan mencuat kekhawatiran virus itu makin massif mewabah ditengah masyarakat.Terlebih informasi yang diungkap kepada publik soal wilayah persebaran makin membuat masyarakat kecut.
 
Informasi terakhir data yang dilansir oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang memasukkan Buleleng merupakan wilayah zona merah sebagai salah satu wilayah pandemic terjangkit transmisi lokal. Dimana cara virus corona menyebar tidak lagi dari luar namun sudah antar warga Buleleng. Data publik yang tersaji terkait angka pun simpang siur.Terutama data yang dilansir  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng dengan data Satgas Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali.
 
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng,membenarkan Buleleng masuk dalam transmisi lokal persebaran Covid-19 sebagaimana dilansir Kementrian Kesehatan RI. Namun, menurut Agus Suradnyana, wilayah persebaran sebagaimana yang dimaksud transmisi lokal hanya seputaran rumah sakit dimana terkonfirmasi positif Covid-19 berada.
 
“Awalnya orang terkonfirmasi positif Covid-19 memberikan efek kepada bidan dan perawat yang merawat. Jadi ada dirumah sakit transmisi ini, tidak meluas ditengah masyarakat. Biar tidak heboh,ini akibtat kontak dengan pasien (berkode medis) 03,”jelas Agus Suradnyana, Senin (6/4).
 
Namun demikian, Agus Suradnyan masih terus melakukan arahan dari pemerintah pusat untuk memutus mata rantai persebaran virus corona.Salah satunya soal kewajiban warga mengenakan masker saat berada di area publik. ”Ini (pengadaan masker berskala besar) sedang dirancang dengan bagian keuangan saya dengan arahan dari Sekda untuk pengadaan masker dalam jumlah besar akan terus diupayakan,” imbuhnya.
 
Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, hingga Senin (6/4), masih belum berubah. Hanya menyisakan satu orang terinfeksi, yakni PDP berkode 03 hasil tesnya dengan menggunakana metode swab hingga tiga kali namun masih positif. Sedang pasien 07 sudah dinyatakan negatif, namun masih harus mendapat perwatan lanjutan di Rumah Sakit isolasi Giri Emas. Pasien 07 hasil tesnya negative namun masih mendapat perawatan karena ada penyakit lain sejenis animea, sudah dilakukan transfusi darah hingga lima kantong. Saat ini menunggu HB nya normal setelah itu akan kita pulangkan,” tandasnya.
 
Sementara itu, soal data yang dilansir Satgas Covid-19 Provinsi Bali berbeda dengan yang tersaji dalam informasi data terkini di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng. Dalam infografis per tanggal (5/4) disebutkan, tercatat 1 orang masih positif, 3 lainnya sembuh,pasien dalam pengawasan (PDP) kosong dan orang dalam pengawasan (ODP) 3 orang.Hanya pada angka orang dengan tanpa gejala (OTG) tercatat sebanya 158 orang.Angka ini berbeda tipis dengan data yang dilansir pertanggal (6/4) dimana ada penambahan jumlah OTG dari sebelumnya sebanyak 158 orang menjadi 160 orang. Satu orang diantaranya terkait kontak erat dengan kasus kematian pasien di RS Pratama Tangguwisia, Seririt yang diduga terinfeksi Covid-19.Sementara yang satu terpapar dari transmisi local Surabaya.
 
Sementara data mengejutkan di lansir  Satgas Covid-19 Provinsi Bali, diamana angka yang tersaji berbeda dengan Buleleng. ,PDP sebanyak 10 orang, 5 positif dan 3 orang dinyatakan sembuh.Atas perbedaan data ini, Sekretaris  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa,mengaku telah minta klarifikasi ke provinsi soal data tersebut. ”Sudah saya minta klarifikasi bahwa Buleleng hanya merawat  dan menangani positif 4 orang dan saat ini hanya tinggal satu orang,”  Suyasa. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Anjing Rabies "Mengamuk" di Hajatan Warga Desa Tegal Badeng Timur

balitribune.co.id I Negara - Kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana hingga kini masih terus terjadi. Teranyar kasus gigitan anjing positif rabies terjadi  di Kecamatan Negara. Seekor anjing ras pejantan berusia sekitar 3 tahun tiba-tiba datang dan mengamuk di lokasi di sebuah acara hajatan warga di Desa Tegal Badeng Timur pada Senin (15/6/2026) lalu. 

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Birokrasi Berbasis Merit, Bupati Adi Arnawa Lantik 156 Pejabat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemkab Badung memperkuat tata kelola pemerintahan profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan publik melalui penguatan birokrasi berbasis sistem merit. Terkait hal tersebut, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 1 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 31 Pejabat Administrator, 75 Pejabat Pengawas, serta 49 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Lantik Direktur Umum Perumda Tirta Mangutama, Targetkan Terobosan Atasi Krisis Air Bersih

balitribune.co.id I Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melantik I Made Putra Wijaya sebagai Direktur Umum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Mangutama untuk masa bakti 2026-2031. 

Dalam pelantikan yang berlangsung di Kantor Perumda Air Minum Tirta Mangutama, Rabu (24/6/2026), Bupati menegaskan perlunya langkah cepat dan inovatif untuk menjawab tantangan penyediaan air bersih di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Magelang Study Strategi Pembangunan Rumah Sakit di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama rombongan yang terdiri dari pimpinan DPRD Kabupaten Magelang serta sejumlah Perangkat Daerah (PD) terkait melakukan kunjungan studi tiru ke Kabupaten Gianyar untuk mempelajari strategi pembangunan rumah sakit dan pemanfaatan pinjaman daerah melalui PT SMI.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Aplikasi Kerap "Error", Dinsos Denpasar Evaluasi Bansos Digital

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar mengevaluasi total hasil uji coba penerapan aplikasi bantuan sosial (bansos) digital. 

Berdasarkan evaluasi pasca-uji coba di Kelurahan Peguyangan pada 4 Juni lalu, petugas di lapangan masih menemukan sejumlah kendala teknis, mulai dari sistem aplikasi yang kerap error hingga status warga yang mendadak muncul sebagai "berpotensi tidak layak".

Baca Selengkapnya icon click

Pemkot Denpasar Perketat Aturan Rokok Elektrik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah menggodok Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang baru. Langkah ini diambil sebagai respons atas masifnya penggunaan rokok elektrik (vape) di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda dan anak-anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.