Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Tabanan Menerima Bantuan Paket Ikan dari KKP

Bali Tribune BANTUAN - Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali, (17/5)

balitribune.co.id | Tabanan – Pemerintah Kabupaten Tabanan menerima bantuan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali. Bantuan tersebut berupa 500 paket ikan yang berisi ikan kembung, 2 ikan kaleng, dan bakso ikan yang dibungkus dalam besek.

Kegiatan tersebut digelar pada Minggu, (17/5) di halaman depan kantor Bupati Tabanan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Anwar selaku Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali kepada Sekkab Tabanan I Gede Susila, kemudian diserahkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Tabanan.

Turut hadir saat itu, Anggota DPR RI asal Tabanan I Made Urip, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Made Dirga beserta beberapa Anggotanya, perwakilan jajaran Forrkopimda Tabanan, GTPP Covid-19 Tabanan, para Asisten dan beberapa OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan.

Sekda I Gede Susila yang dalam hal ini mewakili Bupati Tabanan menyampaikan bantuan ini sangat bermanfaat bagi Tabanan dan pihaknya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini serta berjanji menyalurkan bantuan ini secara tepat sasaran. “Mudahan-mudahan ini mampu memotivasi bagi kita semua untuk semangat kita bergotong-royong menangani Covid-19 di Tabanan,” pungkasnya.

Lebih lanjut Susila mengatakan, sampai saat ini Tabanan masih di peringkat sembilan di Provinsi Bali terkait jumlah kasus positif Covid-19. Namun ia menegaskan jangan sampai posisi tersebut membuat semua pihak lengah karena penyebaran wabah ini masih ada, bahkan di Tabanan sudah sampai pada kasus dari transmisi lokal.

Untuk kondisi tersebut Ia menghimbau agar masyarakat Tabanan selalu menerapkan sosial dan pshycal distancing serta Pola Hidup Bersih dan Sehat, yang salah satunya selalu menggunakan masker baik diluar maupun di dalam rumah demi kebaikan dan keselamatan bersama.

“Untuk saat ini, sesuai data kemarin ada 14 orang yang positif di Tabanan, tinggal 3 orang sekarang dan 11 orang yang sudah sembuh. Tetapi PDP hampir 30 orang dan sudah ditangani di RSU Nyitdah dan BRSU Tabanan serta selalu dipantau oleh petugas kesehatan,” imbuhnya.

Sementara Bapak Anwar selaku Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya pada Kabupaten Tabanan yang telah menyediakan tempat, sehingga kegiatan penyerahan bantuan ikan sehat bermutu untuk menanggulangi Covid-19 Tahun 2020 dapat dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Ia menjelaskan bahwa paket ikan yang diserahkan pada kesempatan ini merupakan hasil dari para nelayan di Bali yang kesulitan dalam melakukan pemasaran ikan sehingga pihak KKP melalui Kepala Balai Besar Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Provinsi Bali membeli ikan tersebut dan disalurkan ke masyarakat dalam bentuk paket ini.

wartawan
Redaksi
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.