Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemkab Klungkung Siap Terapkan Sistem Pembayaran Global Budget

Bali Tribune/ DUKUNG - Pemkab Klungkung dukung penerapkan sistem pembayaran global yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan.
Balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung siap mendukung dan menerapkan sistem pembayaran global (Global Budget) yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, untuk meningkatkan optimalisasi Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dalam menjalankan program tersebut, diperlukan kerjasama yang baik antara Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di Kabupaten Klungkung.
 
“Kami Pemerintah Daerah tentu akan mendukung dan siap menerapkan Global Budget. Semoga dengan adanya program ini, pelayanan kesehatan di Kabupaten Klungkung dapat berjalan dengan baik dan optimal,” ujar Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat menghadiri sosialisasi penerapan program Global Badget dari BPJS Cabang Klungkung di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Senin (11/1).
 
Untuk memuluskan program tersebut, Bupati Suwirta mengajak semua pihak untuk bersama-sama menanamkan sikap yang jernih, berfikir yang positif dengan niat yang tulus untuk mengajak masyarakat hidup sehat. Bupati juga menambahkan agar nantinya BPJS Klungkung bisa membuat sistem pelayanan yang baik, agar Klungkung semakin baik dalam sistem mengelola anggaran. Yang tidak kalah penting, kata Bupati Suwirta adalah RSUD Klungkung dengan Rumah Sakit Swasta juga harus bekerjasama yang baik dan tentunya tetap memberikan pelayanan yang maksimal, sehingga nantinya tidak terjadi permasalahan disaat pasien berobat. “Mari bersama-sama jaga komitmen dan kerjasama yang baik agar program ini bisa nantinya menghasilkan sebuah outpun maupun outcam yang maksimal,” imbuhnya.
 
Kepala BPJS Cabang Klungkung Endang Triana Simanjuntak mengatakan Global Budget merupakan salah satu sistem pembayaran rumah sakit berdasarkan pada anggaran atau sejumlah besaran biaya. Menurut Endang, Klungkung sebagai kabupaten pertama di Bali yang mengikuti pelaksanaan program tersebut. Yang mendasar dalam pelaksanaan program ini yakni peran FKTP sebagai gate keeper adalah salah satu kunci utama keberhasilan implementasi Global Budget. Maka diperlukan persiapan seperti kelengkapan sarpras yang memadai, SDM yang mumpuni dan waktu layanan (24 jam) untuk menunjang layanan kesehatan ditingkat primer. 
 
Selain itu, Rumah Sakit akan lebih selektif memilih pasien yang akan dilayani, apabila terdapat kasus non spesialistik atau bukan kasus non emergency diupayakan tuntas di FKTP. Karena semakin tinggi kasus yang dilayani di Rumah Sakit maka semakin besar budget yang akan dikeluarkan, sehingga dapat berdampak pada resiko kekurangan budget. “Tugas dan fungsi tim monev juga harus memastikan kendali mutu, kendali biaya di semua fasilitas kesehatan (FKTP dan FKRTL) harus sejalan dengan kepuasan peserta, tanpa harus mengurangi kwalitas layanan,” sebutnya.
 
Selain itu, kata Endang Simanjuntak, potensi resiko yang dapat terjadi dengan implementasi Global Budget yakni FKTP belum siap/belum mampu/belum optimal dalam menangani kasus-kasus yang seharusnya tuntas di FKTP, sehingga peserta masih banyak yang dirujuk ke FKRTL.  Potensi resiko lainnya yaitu rumah sakit menolak rujukan FKTP karena dianggap bukan kasus spesialistik/emergency, peningkatan kasus rujukan antar Rumah Sakit untuk menghindari kekurangan budget dan keluhan peserta/masyarakat karena pola pikir yang terbiasa berobat ke Rumah Sakit dan lebih nyaman ditangani oleh Dokter Spesialis. Untuk itu, menurut Kepala BPJS Endang Simanjuntak berharap pemerintah daerah mendukung melengkapi sarana prasarana dan SDM di FKTP dan memastikan optimalisasi layanan FKTP dan FKRTL sesuai dengan tupoksinya. Selain itu, rutin melakukan monev dan utilisasi review terfokus kepada faskes (FKTP/FKRTL) yang dianggap kurang dalam melaksanakan komitmen layanan. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.