Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banjar Lebih Kelod Hasilkan Sampah Plastik 2,5 Ton Pertahun

Bali Tribune /BANK SAMPAH - Kegiatan Bank Sampah STT Satya Dharma Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih.



balitribune.co.id | Gianyar - Bank Sampah yang dikelola STT Satya Dharma, Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, sudah  dua tahun beroperasi. Rata-rata pertahunnya sudah mendapatkan sampah sebanyak 2,5 ton. Volume sampah belum sesuai harapan, mengingat belum banyaknya partisipasi warga dan di beberapa titik masih ada sampah plastik.

Kelian Banjar Lebih Beten Kelod, Wayan Wirta, Rabu (20/10/2021), mengungkapkan, dari 500 KK warga yang ada di wilayahnya, saat ini baru terdapat 170 warganya sebagai peserta dalam bank sampah yang dikelola anak muda, STT Satya Dharma. "Maksud saya tidak semua harus jadi nasabah atau memungut sampah, namun saya mengajak agar semua memiliki kesadaran untuk menghidupkan bank sampah yang tujuannya mengurangi sampah plastik," jelas Wayan Wirta.

Pihaknya sangat optimis, karena selama pendirian bank sampah, setiap dua minggu STT menerima sampah plastik dari warga mulai dari anak-anak sampai ibu-ibu rumah tangga. Bahkan kini pihaknya memiliki nasabah sebanyak  170 orang, tabungan terbanyak Rp 400 ribu dan omzet sudah melebihi 10 juta. Dikatakannya nasabah baru bisa menarik dananya saat menjelang hari raya Galungan. "Sudah dua kali penarikan jelang Galungan. Galungan nanti juga ada penarikan dana dan sudah bersiap," jelasnya lagi.

Di sisi lain, rata-rata limbah plastik yang dihasilkan warga sekitar 0,2 kg perhari. Sedangkan kendala sampai saat ini, warga belum terbiasa memilah sampah plastik dengan baik, plastik yang didapat langsung dibawa ke bank sampah, ada yang masih berisi air atau kotoran. Sedangkan bila kedepannya terus eksis, maka akan dibutuhkan semacam mesin pres plastik sehingga memudahkan untuk pengepakan. "Rencananya ingin mengusahakan mesin pres plastik, namun karena nanti akan didirikan TPS3R milik desa, maka akan bersinergi disabat," ujarnya.

Diakuinya, di wilayahnya sampah plastik sudah berkurang, namun di beberapa titik masih ada, seperti di saluran irigasi atau pinggiran sungai. Hal ini dimungkinkan kiriman sampah dari hulu.

wartawan
ATA
Category

Putus Rantai Penularan DBD, Tabanan Gencarkan Gertak PSN Mingguan

balitribune.co.id | Tabanan - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tabanan masih menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan melalui Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (Gertak PSN) Mingguan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Respon Keluhan Warga, Wabup Supriatna Tinjau Jalan Rusak di Dusun Perigi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan di wilayah pedesaan. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau akses jalan di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

MatuRUN, 30 Pemedek Lari Spiritual Menuju Pura Besakih

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 30 pelari mengikuti kegiatan MatuRUN, sebuah lari spiritual menuju Pura Besakih dengan jarak tempuh sekitar 33 kilometer. Sembahyang ala pelari ini digagas oleh komunitas Healing On The RUN, merupakan bentuk persembahyangan (tangkil) dengan cara berbeda, yakni berlari sambil berbhakti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali United Gagal Curi Poin

balitribune.co.id I Denpasar - Bali United harus mengakui keunggulan tuan rumah Persib Bandung pada laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/4/2026) malam.

Pada laga yang dipimpin wasit M Erfan Efendi itu Bali United kalah 2-3 meski tuan rumah Pangeran Biru—julukan Persib Bandung bermain dengan 10 orang pemain menyusul diusirnya Matricardi oleh wasit di menit ke-65 karena akumulasi kartu kuning.

Baca Selengkapnya icon click

Gurihnya Bisnis Kuliner Malam di Denpasar, Untung Melimpah, Pajak Masih Dipertanyakan

balitribune.co.id | Denpasar - Kuliner malam kini jadi sesuatu yang ramai dimanfaatkan sejumlah pengusaha makanan dan minuman. Selain buka lapak lesehan juga rombong kaki lima yang menyewa lapak untuk tempat makan. Terutama di jalur keramain seperti wilayah Teuku Umar, omzet yang diraup dari usaha makan dan minuman dalam semalam mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.