Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masa Dinas Sekda Menipis, Inisiatif Bupati Dinanti

Bali Tribune/Sekda Gianyar I Made Gede Wisnu Wijaya.

balitribune.co.id | Gianyar - Masa Dinas Sekda Gianyar I Made Gede  Wisnu Wijaya yang tinggal dalam hitungan bulan,  kini mulai menjadi perhatian di kalangan birokrasi Pemkab Gianyar. Hal ini menjadi menarik, karena sejumlah pejabat aselon II juga sebaya Sekda yang artinya pimpinan OPD pun banyak yang akan kosong di akhir tahun 2022 ini.  
 
Sayangnya, hingga kini belum ada tanda -tanda gelaran lelang terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Gianyar. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dijabat oleh I Wayan Wirasa dalam Wharshapnya, Senin (13/6/2022), hanya menjawab belum saat ditanya terkait lelang terbuka jabatan Sekda Gianyar. 
 
Sementara dari persyaratan umumnya, para pejabat yang ingin ambil bagian dalam lelang jabatan ini harus memperhatikan usia. Sebab, usia maksimal setidaknya  56 tahun dan sedang atau pernah menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II.b). Sejumlah pimpinan OPD juga dibayangi masa dinas yang menipis  dalam hitungan dibawah satu tahun. 
 
Kondisi ini menjadi menarik karena pejabat aselon II b yang memenuhi syarat jumlahnya sedikit dan jika tidak ada pejabat di luar Pemkab Gianyar ikut bertarung, para calon sekda yang bakal tampil pun mudah ditebak. Hanya saja, siapa yang paling berpeluang masih terlalu dini untuk ditampilkan. Terlebih, posisi orang nomor satu di birokrasi ini diharapkan  matching dengan  bupati.
 
Sejumlah nama yang sebelumnya sempat mencuat pun kini meredup seiring batasan usia. Di antaranya, Cokorda Gde Agusnawa yang kini menjabat Kepala Dinas Dukcapil Gianyar. Bahkan palingsir Puri Saren Kauh, Puri Agung Peliatan ini kerap diperkenalkan oleh Bupati Mahayastra dalam beberapa kesempatan. Namun sayang, batasan usia dan masa dinas dipastikan jadi pengganjal. 
 
Kendala yang sama juga dihadapi pejabat senior lainnya seperti Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Gianyar Gede Widarma Suharta,  Kasat Pol PP I Made Watha, Kepala Dinas Perijinan dan Penanaman Modal Kabupaten Gianyar, Dewa Alit Mudiarta yang pernah ikut lelang terbuka jabatan Sekda.
 
Ketua Fraksi Indonesi Raya DPRD Gianyar Ngakan Ketut Putra memberikan antensi terkait pengisian kursi sekda tersebut. Karena ini berkaitan dengan kelangsungan birokrasi pemerintahan di Gianyar. Namun ia berkeyakinan bupati telah mengetahui mana pejabat yang layak dan tidak layak. Tentu yang terpeting harus berjalan harmonis dengan bupati. Dalam tempo ini, bupati kita yakin, siapa layak dan pantas, paham pegawianya satu persatu untuk meggantikan Wisnu Wijaya, tendasnya.

wartawan
ATA
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.