Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DPRD Bali dan Aspednak Rencanakan Sidak Daging Beku

Bali Tribune / Ketua Komisi II DPRD Bali IGK Kresna Budi (tengah) bersama jajaran pengurus Aspednak Bali.

balitribune.co.id | DenpasarDalam waktu dekat Komisi II DPRD Provinsi Bali berencana melakukan sidak di pintu masuk Pelabuhan Gilimanuk terkait pemasukan daging beku (frozen), begitu diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Bali, IGK Kresna Budi, Sabtu (27/8) di Denpasar. Pihaknya tidak akan sendirian tapi akan menggandeng Asosiasi Pengusaha Daging dan Hewan Ternak (Aspednak) Bali serta instansi terkait lainnya.  

“Perlu juga dilakukan pengawasan pemasukan daging beku dari luar Bali, kan selama ini kita tidak pernah tahu asal muasalnya,” ujar Politisi Asal Desa Liligundi, Buleleng, ini. 

Ia berpendapat, seiring dengan merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di beberapa daerah, tidak ada salahnya jika Bali yang notabene masuk dalam Zona Hijau (Green Zone) mesti lebih waspada, baik pemasukan daging beku apalagi hewan ternak hidup. 

“Pengawasan ini bagian dari mitigasi risiko terhadap kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi,” ungkap Kresna Budi. Ketidakpastian dibukanya pengiriman ternak ke luar Bali akibat merebaknya kasus PMK menjadi perhatian serius, sambungnya.

Seperti diketahui Komisi II DPRD Bali dan Aspednak Bali, menyoroti merebaknya kasus PMK yang menjadi perhatian serius. Namun Bali yang masuk zona hijau rupanya belum juga dibuka lalu lintas ternaknya. Hal ini yang lantas menjadi sorotan Komisi II DPRD Bali dan Aspednak. Padahal para peternak di Bali sudah “menjerit”. 

Lantas berdasar pengalaman Kresna Budi yang berlatar belakang pengusaha ini, mengungkapkan hewan ternak yang berasal dari Bali, begitu sampai di daerah tujuan biasanya langsung dipotong, bukan untuk dipelihara. Iapun  meminta kepada pemerintah penutupan lalu lintas ternak jangan terlalu lama berlangsung yang berakibat akan mematikan peternak itu sendiri. Pasalnya, peternak membeli pakan yang tidak sedikit. Kalau tidak dikirim, ternak akan kelebihan berat sehingga nilai jual juga rendah disamping sangat berisiko.

"Salah satu fungsi pemerintah adalah apabila menerapkan aturan mesti dibarengi adanya solusi. Namun ini tidak ada solusi. Jangan ada aturan justru membunuh rakyat sendiri. Padahal ternak yang dikirim besoknya akan dipotong. Sebetulnya tidak ada masalah terhadap pengiriman ternak dari Bali," tandasnya, sembari mengingatkan daging babi dan sapi menjadi salah satu pemicu inflasi di Bali. 

Sementara itu Ketua DPD Aspednak Bali, Rai Sukarya mengatakan, berlarut-larutnya kondisi sekarang ini tentu akan mematikan para peternak termasuk perdagangan daging segar. Ia mengingatkan keluhan peternak, pedagang dan masyarakat adalah hal yang utama yang harus diperhatikan. 

“Kami menginginkan solusi yang terbaik dan tercepat. Kalau hanya menunggu dalam ketidakpastian, pusat kan tidak merasakan penderitaan petani di bawah," tegasnya.

Seiring akan diadakannya even G20, pihaknya juga menginginkan semuanya berjalan lancar. Begitu pula pengiriman ternak juga berjalan. Begitu Bali dinyatakan tidak ada PMK, mestinya pengiriman juga dibuka.

"Hewan yang masuk bolehlah dilarang, tapi yang keluar mesti dibuka. Toh juga yang keluar ini hewan tidak sakit. Bahkan setibanya di daerah tujuan, ternak langsung dipotong. PMK ini tidak menyebar ke manusia. Dan Bali saat ini dalam posisi ‘zero case’ PMK," jelasnya, seraya berujar kondisi terkini para petani sudah sangat merugi. Permintaan pasar menginginkan daging segar. Sehingga pengiriman ternak hidup lebih dibutuhkan. Bahkan secara tegas Rai Sukarya menyatakan Aspednak Bali siap memberi disinfektan bagi kendaraan yang dipakai mengangkut ternak.

wartawan
ARW
Category

Urai Kemacetan Kawasan Wisata, Pemkab Badung Ground Breaking Proyek Infrastruktur Senilai Rp2,9 Triliun

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Bapenda Buleleng Genjot Pajak PBB-P2, Targetkan Realisasi 75 Persen di Bulan September

balitribune.co.id I Singaraja - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Buleleng tengah melakukan upaya ekstra untuk mengejar target Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun anggaran 2026. Hingga akhir Juli, realisasi PBB-P2 baru menyentuh angka 27,91 persen atau sekitar Rp8,3 miliar dari target total Rp30 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPC PDI-P Bangli Gelar Seminar 30 Tahun Tragedi “Kudatuli”

balitribune.co.id I Bangli - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Bangli menggelar seminar serangkaian memperingati 30 tahun peristiwa kerusuhan 27 juli 1996 (Kudatuli) pada Senin (27/7/2026). Kegiatan seminar yang berlangsung di kantor DPC  PDI-P Bangli menghadirkan narasumber I Nyoman Prabu Rumiartha SH.MH.

Baca Selengkapnya icon click

Seluruh Kepala Sekolah se-Denpasar Berkomitmen Wujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) mulai mengintensifkan implementasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) dengan menggelar sosialisasi bagi seluruh kepala sekolah TK/PAUD, SD, dan SMP se-Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keluarga Korban Pengeroyokan di Tabanan Tempuh Jalur Hukum, Makam KD Dibongkar

balitribune.co.id | Singaraja – Kepolisian melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam KD, warga Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Buleleng, yang meninggal dunia usai menjadi korban pengeroyokan massa di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Proses penggalian makam dilakukan di Tempat Pemakaman Desa Adat Sidetapa, Senin (27/7/2026), sebagai bagian dari prosedur penyidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Baca Selengkapnya icon click

41.904 Siswa SD di Denpasar Jadi Sasaran BIAS 2026, Dinkes Siapkan Empat Jenis Vaksin

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar akan melaksanakan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 mulai Agustus hingga November mendatang. Program tahunan ini ditujukan untuk memperkuat perlindungan kesehatan anak usia sekolah melalui pemberian imunisasi lanjutan sesuai jadwal yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.