Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

SMKN 1 Bangli Gelar Lomba Topeng dan Mekendang

Bali Tribune/ PENAMPILAN - Salah satu penampilan peserta lomba topeng keras dan mekendang di SMKN 1 Bangli.



Balitribune.co.id | Bangli - Serangkian menyambut HUT SMKN I Bangli ke-53  dilangsungkan berbagi lomba. Salah satunya  adalah Lomba topeng keras dan mekendang berpasangan.Selain lomba topeng dan mekendang ini, sehari sebelumnya telah dilaksanakan lomba mesatua Bali. Penyelenggaraan lomba yang pesertanya se-Bali ini dimaksudkan untuk mendukung upaya pemerintah untuk pelestarian budaya Bali.

Kepala SMKN 1 Bangli I Nyoman Susila mengatakan serangkaian HUT SMKN 1 Bangli ke-53 ada beberapa kegiatan dilaksanakan. Lomba yang digelar bernuansa seni dan budaya meliputi lomba mesatua Bali, lomba topeng keras dan mekendang berpasangan. Disamping itu  ada pula yang berkaitan dengan teknologi yakni lomba e-sport.

Menurut Nyoman Susila, setelah vakum selama 2 tahun akibat pandemic Covid-19, baru dalam peryaan kali ini digelar berbagi lomba.. "Sejatinya lomba mekendang sudah kami rencanakan tahun lalu. Tapi karena ada pembatasan maka kegiatan kami tunda. Baru tahun ini dapat diselenggarakan," ungkapnya, Rabu (25/1/2023).

Sedangkan untuk peserta berasal dari seluruh Bali. Sebutnya  lomba topeng dan mekendang sebagai bentuk dukungan untuk semakin mengajegkan Budaya Bali. Selain itu penjabaran dari program atau visi misi Gubenur Bali yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali Mewujudkan Bali Era Baru. Khusu untuk lomba topeng dan mekendang peserta umum. Namun untuk peserta dibatasi usia 16 tahun hingga 29 tahun. Antusias untuk mengikuti lomba cukup tinggi, bahkan panitia samapi membatasi jumlah perserta hanya 20 perserta

Kata Kasek asal Desa Jehem, Kecamatan Tembuku ini t, untuk juri topeng dan mekendang melibatkan Seniman asal Bangli, Gianyar dan juga Denpasar. "Melalui kegiatan HUT ini harapan kami seni dan budaya Bali semakin eksis. Para siswa kami juga semakin kreatif dan produktif," ungkapnya.

wartawan
SAM
Category

Pajak Rumah Kontrakan, Bukan Jenis Pajak Baru

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus memperkuat kepatuhan perpajakan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas basis perpajakan dan mendorong kepatuhan wajib pajak, termasuk terhadap penghasilan yang berasal dari penyewaan properti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Usut Dugaan Korupsi di Dinkes Tabanan, Lima Saksi Diperiksa Kejari

Usut Dugaan Korupsi BBM-Mamin di Dinkes Tabanan, Kejari Mulai Periksa Para Saksi

balitribune.co.id | Tabanan – Penyidik Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi anggaran bahan bakar minyak (BBM) dan makan minum (mamin) di Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Tiga Karya Keagamaan di Munggu, Bupati Badung Tegaskan Komitmen Perkuat Adat, Budaya dan Pembangunan

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, desa adat dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan pembangunan dengan keberlangsungan adat, agama, tradisi dan budaya Bali, khususnya di Desa Munggu, Pemkab. Badung berkomitmen terus mendukung keberlangsungan kehidupan adat, agama, tradisi dan budaya di tengah masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Punya Ongkos Pulang, Dua Mantan Napi Datangi DPRD Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Menghirup udara bebas setelah menjalani masa hukuman tidak serta-merta membuat dua mantan narapidana di Kabupaten Gianyar bisa langsung bernapas lega. Keduanya justru kebingungan di depan Rutan Gianyar karena tidak memiliki bekal uang maupun kerabat yang bisa dihubungi untuk pulang ke kampung halaman, Rabu (12/8/2026) siang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.