Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kompetisi PKM Fapet Unud 2023, Tingkatkan Inovasi dan Kreativitas

Bali Tribune / PKM - Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2023, bertempat di Gedung AE Lt. 1 Fakultas Peternakan Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran, Sabtu (10/6).

balitribune.co.id | Badung - Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Fakultas Peternakan Universitas Udayana mengadakan acara Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2023, bertempat di Gedung AE Lt. 1 Fakultas Peternakan Universitas Udayana Kampus Bukit Jimbaran. Pelaksanan kegiatan secara offline dengan mematuhi protokol kesehatan. Acara ini dibuka oleh Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan dan Informasi Dr. I Nyoman Sumerta Miwada, S.Pt., MP. dan dihadiri oleh Sub Koordinator Kemahasiswaan I Made Dwi Novi Artawan, S.E., Ketua BEM beserta jajarannya, dan seluruh peserta kompetisi PKM 2023. 

Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa 2023 tahun ini mengambil tema "Salurkan Kreasi, Ciptakan Inovasi, Raih Prestasi". Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mewadahi kreativitas mahasiswa khususnya di bidang peternakan dan menghasilkan karya produk yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. 

Dimana peserta dari Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa 2023 ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Udayana. Untuk Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa 2023 kali ini ada 5 kelompok peserta antara lain : Tim 1 : Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Menjadi Pupuk Tanora di KWT Desa Bakas"; Tim 2 : penyuluhan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Limbah Tulang Ayam Kepada PKK di Desa Nongan"; Tim 3 : Pelatihan Pembuatan Telur Asin dari Telur Ayam dengan Menggunakan Tepung Cangkang Telur di Desa Babahan ; Tim 4 : Milk Goat –Soap Sabun Selang, Sabun Susu Kambing Etawa dengan Ekstrak Bunga Telang, Aman dan Ramah Lingkungan; Tim 5 :Budidaya Larva Black Soldier Fly (Maggot) sebagai Sumber Protein Pakan Ternak Melalui Biokonversi Limbah Organik. Dewan juri pada acara Kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa 2023 adalah Dr. Ir. Ni Luh Gde Sumardani, S.Pt., M.Si., Ir. M. Anuraga Putra Duarsa, M.Rur.Sc. dan Ni Made Witariadi, S.Pt., MP. Hasil kompetisi ini didapatkan bahwa untuk (Juara 1) Tim 5 yang diketuai oleh Ni Made Putri Arisa, Juara 2 oleh Tim 1 yang diketuai Ni Made Widyantari, dan Juara 3 oleh Tim 4 yang diketuai Nica Ardiansyah. 

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.