Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Volume Ekspor Manggis Tabanan Turun Drastis

Sortir Manggis

Bali Tribune / PEMILAHAN - Proses pemilahan manggis untuk kepentingan ekspor.

balitribune.co.id I Tabanan - Volume ekspor buah manggis asal Kabupaten Tabanan mengalami penurunan drastis pada musim panen 2026 ini. Kondisi tersebut merupakan dampak dari tingginya intensitas hujan yang terjadi pada akhir 2025 lalu, sehingga mengakibatkan pohon manggis milik petani gagal berbuah.

Eksportir sekaligus petani manggis asal Desa Padangan, Pupuan, Jero Putu Tesan, mengungkapkan bahwa produktivitas manggis saat ini merosot hingga hanya tersisa 10 persen. Kelangkaan pasokan ini memicu lonjakan harga di tingkat petani dari Rp 52 ribu menjadi Rp 80 ribu per kilogramnya. "Naik harga buah manggis sekarang, karena secara produktivitas menurun. Ini terjadi di seluruh Indonesia bukan hanya Bali saja," ujar Jero Putu Tesan pada Minggu (19/4/2026).

Penurunan hasil panen yang terjadi pada periode Maret hingga April ini disebabkan oleh musim hujan berkepanjangan pada Oktober dan November 2025. Cuaca ekstrem tersebut mengganggu fase krusial saat bunga manggis seharusnya berkembang menjadi buah. Alih-alih menghasilkan buah, bunga manggis justru rontok atau tumbuh menjadi daun karena terus diguyur hujan.

Tesan menyebut hingga kini para petani belum memiliki teknologi untuk merekayasa masa pembuahan manggis agar tidak bergantung sepenuhnya pada alam. "Manggis belum ada skenario atau perlakuan agar cepat berbuah. Karena perlakuan manggis oleh sebagian besar petani masih secara konvensional," bebernya.

Meski pasokan menipis, pengiriman ke pasar internasional tetap diupayakan tetap berjalan, terutama ke Cina yang menyerap 80 persen total ekspor manggis Indonesia. Ekspor di tengah produktivitas perkebunan manggis yang seret itu semata dilakukan untuk kepentingan menjaga relasi jangka panjang dan terhindari dari putus kontrak. "Kami bertahan tetap membeli buah manggis meski tinggi. Agar konektivitas atau jaringan di Cina tetap bisa bertahan. Murni untuk menjaga relasi," sebutnya.

Untuk mencukupi volume ekspor lantaran stok di Bali yang minim, para eksportir terpaksa mencari manggis sampai keluar Bali. Perkebunan seperti di Sumatera, Jawa, dan Nusa Tenggara Barat (khususnya di Pulau Lombok) menjadi tujuannya. Manggis dari berbagai daerah tersebut kemudian dikumpulkan dan disortir kembali agar bisa memenuhi standar ekspor. Meskipun harus menanggung beban biaya transportasi yang tinggi di tengah harga buah yang mahal, para eksportir tetap bertahan demi menjaga jaringan bisnis di luar negeri.

Menurutnya, Cina masih menjadi pasar ekspor utama untuk komoditas manggis. Selain dipakai sebagai bahan baku obat-obatan herbal, manggis juga dipakai untuk kepentingan ritual. "Sedangkan negara-negara di kawasan Timur Tengah yang lagi dilanda konflik, volume ekspornya relatif kecil. Volumenya hanya lima persen. Masih kecil kebutuhan (di Timur Tengah). Dikirimnya ke Dubai," tandasnya.

wartawan
JIN
Category

Promo Spesial Hari Kartini, Astra Motor Bali Hadirkan Paket Service CVT Hemat untuk Konsumen Wanita

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Astra Motor Bali menghadirkan promo spesial yang ditujukan khusus bagi konsumen wanita melalui program Paket Service CVT hemat di seluruh jaringan AHASS Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali dan Duta SMANBARA Edukasi Safety Riding di SMPN 2 Banjar

balitribune.co.id | Singaraja – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara melalui kegiatan edukasi safety riding yang kali ini menggandeng Duta Safety Riding SMANBARA. Kegiatan ini dilaksanakan di SMPN 2 Banjar dan diikuti oleh sekitar 150 siswa dengan penuh antusias pada Jumat (17/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.