balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M menyampaikan optimisme terhadap kesiapan kontingen Kabupaten Tabanan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali Tahun 2026. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan terkait persiapan kontingen atlet pelajar menuju ajang olahraga terbesar tingkat pelajar di Provinsi Bali tersebut.
Menurut Bupati Sanjaya, Porjar bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan wadah membentuk karakter generasi muda melalui sportivitas, disiplin, dan semangat juang.
“Porjar menjadi sarana membangun karakter generasi muda. Saya berharap seluruh atlet Tabanan dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga nama baik daerah, serta menunjukkan kemampuan terbaik di setiap cabang olahraga yang diikuti,” ujar Sanjaya pada Senin (18/5/2026).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti pertandingan. Pemerintah Kabupaten Tabanan, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga pelajar sebagai bagian dari upaya mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat daerah maupun nasional.
Audiensi yang berlangsung penuh semangat tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, A.P.,M.Si Kepala Bidang Pembinaan PAUD, Dikmas dan Pemuda Olahraga Ni Putu Nur Mala Dewi, S.Sos., M.AP., Ketua KONI Kabupaten Tabanan I Made Nurbawa, S.E., Sekretaris Umum KONI beserta jajaran pengurus KONI Kabupaten Tabanan.
Dalam pemaparannya, KONI Kabupaten Tabanan menyampaikan bahwa kontingen Porjar Bali 2026 akan diperkuat sebanyak 801 orang. Jumlah tersebut terdiri atas 250 atlet tanggungan, 398 atlet mandiri, 50 pelatih dan official tanggungan, 75 pelatih dan official mandiri, serta 28 panitia.
Kabupaten Tabanan menargetkan peningkatan prestasi pada Porjar Bali 2026 dengan proyeksi raihan 55 medali emas, 65 medali perak, dan 125 medali perunggu. Target tersebut meningkat dibanding capaian tahun 2025 yang berhasil meraih 54 medali emas, 61 medali perak, dan 119 medali perunggu.
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas bagi Tabanan, di antaranya atletik, dance sport, panahan, wushu, karate, judo, pencak silat, petanque, tarung derajat, woodball, dan rugby.
Selain target prestasi, audiensi juga membahas berbagai dukungan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap kebutuhan atlet dan official, mulai dari anggaran kontingen, uang saku harian, perlengkapan atlet dan official, penginapan, hingga konsumsi selama pelaksanaan Porjar Bali 2026.
Ketua KONI Kabupaten Tabanan, I Made Nurbawa, menyampaikan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar para atlet dapat tampil maksimal dan mengharumkan nama Kabupaten Tabanan.
“Kami terus mempersiapkan seluruh kebutuhan kontingen agar atlet dapat bertanding secara optimal. Kami juga mengingatkan atlet untuk menjaga disiplin, sportivitas, dan semangat juang selama mengikuti Porjar Bali 2026,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, A.P.,M.Si menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan atlet pelajar Tabanan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, pelatih, dan orang tua menjadi faktor penting dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga pelajar di Kabupaten Tabanan,” katanya.
Dalam audiensi tersebut juga disampaikan bahwa pelepasan resmi Kontingen Porjar Kabupaten Tabanan Tahun 2026 akan dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Tabanan pada 1 Juni 2026 pukul 10.00 Wita, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila.
Momentum tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi para atlet pelajar Kabupaten Tabanan untuk tampil maksimal sekaligus menumbuhkan rasa persatuan, nasionalisme, dan sportivitas sebelum berlaga di tingkat Provinsi Bali.