Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Merpati Bali Rebut Kemenangan di Laga Big Match

Merpati Bali
MENANG – Lamia Rasidi dari Merpati Bali (kanan) mendribling bola, ia diharapkan dapat mengambil peran dan posisi yang ditinggal Agustin Elya Gradita Retong sebagai pemain center karena cedera. Merpati Bali menang 54-38 atas Merah Putih Samator, kemarin.

BALI TRIBUNE - Merpati Bali mampu mengalahkan Merah Putih Samator Jakarta dalam laga big match di pertandingan kedua hari pertama Srikandi Cup Seri 2 Surabaya penyisihan Pool B, Senin (29/1). Tim asuhan Bambang Asdianto Pribadi tersebut sukses meraih kemenangan dengan skor 54-38. Dalam laga ini Bambang Asdianto Pribadi memberikan instruksi khusus untuk memaksimalkan peran para pemain center yang mereka miliki.  Hilangnya roh permainan Merpati Bali, Agustin Elya Gradita Retong memang diakuinya sedikit berpengaruh untuk tim Merpati Bali. Namun pelatih berkacamata tersebut mengaku siap dengan kondisi ini dan akan memainkan sistem yang berbeda di setiap pertandingannya. “Kehilangan Dita memang memberi pengaruh buat tim ini, Ditambah lagi cedera yangbaru saja dialami Ayu di game ini (retak di bagian tangan). Untuk itu saya membuat sistem yang harus dijalankan oleh para pemain. Di seri ini saya ingin Eka, Husna, Dora mengambil peran tersebut. Eka tampil cukup baik di pertandingan hari ini dan saya harap dia cepat puas,” Komentar Bambang Asdianto Pribadi dalam rilis diterima Bali Tribune, kemarin. “Coach Bing (sapaan akrab pelatih Merpat Bali,red) memang menginstruksikan kepada para pemain posisi 4 dan 5 untuk lebih aktif dan mengambil peran lebih. Apalagi kami kehilangan Dita, tapi kami ingin bertekad bermain bagus untuk memberikan kemenangan bagi Kak Dita,”ucap Putu Febriana yang mengemas 13 poin dan sembilan rebound. Babak pertama Merpati Bali mulai menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kandindat juara musim ini. Putu Febriana yang kerap disapa Eka ini tampil lugas membawa timnya unggul sementara 22-11. Meski unggul pada babak berikutnya, namun Bambang Asdianto merasa para pemainnya mengendurkan serangan mereka. Merah Putih Samator Jakarta yang bertumpu pada Michelle Kurniawan dan Isabelle Suryawan, akhirnya mulai dapat memperkecil ketertinggalan mereka. Namun belum cukup untuk mengungguli lawan terkuatnya di Pool B ini. Seperti yang dipaparkan pelatih MP Samator Nina Yunita usai laga kepada media, bahwasanya Merpati Bali di pertandingan kali ini tidak menurunkan kekuatan penuh, sehingga ia bisa sedikit meladeni permainan Merpati Bali. “Kita tidak bisa lepas dari tekanan mereka dan defense mereka bagus. Meski di game kali ini mereka lebih banyak merotasi para pemainnya, laga berikutnya kami harus ambil kemenangan,” ujar Nina Yunita pelatih MP Samator Jakarta. Pencetak angka terbanyak MP Samator pada pertandingan kemarin Michelle Kurniawan (14 poin) juga mengakui ketangguhan lawan, namun ia berharap pada game selanjutnya MP Samator dapat memperbaiki penampilan mereka dan menjaga target yang diemban oleh manajemen yakni berada di peringkat ketiga

wartawan
Release
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.