Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

13 Bangunan Pura Hancur Tertimpa Beringin

Bali Tribune/ HANCUR TERTIMPA BERINGIN – Sebanyak 13 bangunan pura hancur tertimpa pohon beringin berumur ratusan tahun yang tumbang, Senin pagi kemarin.
Balitribune.co.id | Amlapura - Pohon beringin raksasa berumur ratusan tahun di Banjar Dinas Sega, Desa Adat Sega, Kecamatan Abang, Karangasem, tumbang dan menghancurkan 13 bangunan pura atap pelinggih yang ada di dalam kompleks Pura Puseh, desa adat setempat, Senin (2/3).
 
Dari pantauan di lokasi kejadian, 13 bangunan pura tersebut hampir seluruhnya hancur dan nyaris rata dengan tanah saking kerasnya hantaman pohon beringin raksasa tersebut. Tidak hanya itu, batang pohon beringin tua yang tumbang itu juga menghancurkan tiga bangunan pura dadia yang bersebelahan dengan Pura Puseh.
 
Bendesa Adat Sega, I Komang Oka, kepada koran ini di lokasi kejadian mengatakan, kejadian tumbangnya pohon beringin yang dikeramatkan oleh warga setempat itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.
 
"Sebelumnya ada warga kami yang melihat asap keluar dari akar pohon beringin ini. Nah, beberapa jam kemudian tiba-tiba pohon ini tumbang dan menghantam bangunan Pura Puseh yang ada di bawahnya," ungkapnya.
 
Warga juga ada mendengar suara gemeretak dan suara gemuruh dengan hentakan keras hingga membuat tanah bergetar. Mendengar suara hentakan keras itu warga langsung berhamburan menuju lokasi kejadian, dan melihat bangunan pura sudah porak poranda oleh hantaman pohon beringin yang tumbang itu.
 
"Kami masih belum bisa mengecek seberapa parah kerusakan dari ke-13 bangunan pelinggih itu. Ada beberapa yang terlihat hancur dan beberapa di antaranya tidak terlihat karena tertimpa batang pohon beringin yang sangat besar ini," ucapnya.
 
Ada ratusan warga Desa Sega yang datang untuk bergotong-royong mengevakuasi barang-barang sakral yang ada di dalam pura. "Untuk jempana atau pralingga sementara kita amankan di Bale Gong," sebutnya.
 
Hanya saja, untuk evakuasi atau memotong batang pohon beringin tersebut belum bisa dilakukan karena pihak adat akan melaksanakan ritual tertentu dulu, mengingat pohon beringin tersebut sangat disakralkan oleh warga.
 
"Lagi tiga hari kami akan menggelar upacara, dan setelah itu baru bisa dakukan pembersihan dan pemotongan pohon beringin ini," lugasnya.
 
Untuk pembersihan pihaknya meminta bantuan personel BPBD Karangasem. Sementara total kerugian yang dialami mencapai Rp 400 juta. Itu belum termasuk kerusakan tiga pura dadia yang ada di sebelah Pura Puseh yang juga hancur tertimpa pohon tersebut.
wartawan
Husaen
Category

Ada yang Berusaha Mencabut Akar Budaya Bali

balitribune.co.id | Pulau Bali memang memiliki tradisi adat-budaya unik tetapi bersifat universal holistik dalam napas kehidupan umat manusia terkhusus di Bali. Keunikan kehidupan masyarakat Hindu  Bali bisa dilihat dan dirasakan dalam menjalankan tradisi adat-budaya yang tidak bisa lepas begitu saja dengan ritual keagamaan Hindu.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pembukaan Mambal Cultural Festival 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan menghadiri kegiatan Mambal Cultural Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Dharma Santosa, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, pada Minggu (15/3/2026) di Lapangan Serma Anom Puspa, Desa Mambal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pembludakkan Kunjungan Wisatawan ke Kintamani, Dispar Bangli Tambah Personel Pengamanan

balitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari libur panjang hari raya tahun kemarin yang dibarengi dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Kintamani  diantisipasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan  menurunkan tim gabungan yang mulai bertugas pada 18 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.