Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

163 Ogoh-Ogoh Dinilai

Bali Tribune/ DINILAI – Tim penilai saat melakukan penilaian ogoh-ogoh di Banjar Kebon Kuri Mangku, Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur,Senin (25/2).

Bali Tribune, Denpasar - Sebanyak 163 ogoh-ogoh karya STT se-Kota Denpasar kini mulai dinilai oleh tim. Tim Penilai berjumlah 9 orang ini menyambangi satu per satu sekehe teruna yang terdaftar sebagai peserta lomba. Penilaian diawali dari Kecamatan Denpasar Timur pada Senin (25/2). Di kecamatan ini sedikitnya ada 47 ogoh-ogoh yang mengikuti lomba. Rombongan Tim Penilai dipimpin Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Dewa Gede Juli Astabrata bersama Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, I Made Wedana  akan berlangsung secara berturut-turut dari Kecamatan Denpasar Timur, Denpasar Utara, Denpasar Barat dan berakhir di Kecamatan Denpasar Selatan. Dari keseluruhan peserta yang terdaftar, sebanyak 47 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Timur, 44 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Utara, 37 ogoh-ogoh berasal dari Kecamatan Denpasar Barat dan 35 ogoh-ogoh dari Kecamatan Denpasar Selatan dan bersiap untuk mengikuti tahap penjurian. Dewa Gede Juli Astabrata menjelaskan pelaksanaan lomba ogoh-ogoh ini merupakan komitmen Kota Denpasar dalam pelestarian seni budaya. Dimana, ogoh-ogoh merupakan elemen penting yang patut dilestarikan, utamanya pakem-pakem ogoh-ogoh itu sendiri yang wajib mengangkat tema bhuta kala. "Ini merupakan komitmen Pemkot Denpasar dalam pelestarian dan pengembangan seni dan budaya di Kota Denpasar,” jelasnya. Dewa Juli menambahkan, penilaian ini dilaksanakan oleh dewan juri yang profesional di bidangnya. Namun demikian, pihaknya mengajak seluruh sekehe teruna di Kota Denpasar supaya tidak hanya berorientasi pada nominasi semata, melainkan untuk bersama-sama memaknai lomba ini sebagai ajang pelestarian seni budaya. “Mari kita jadikan lomba ogoh-ogoh ini sebagai ajang pelestarian tradisi, seni dan budaya Bali yang adi luhung,” jelas Dewa Juli sembari mengatakan pengumuman 32 nominasi di empat kecamatan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Maret mendatang. Nantinya, dari hasil penjurian ini akan dicari nominasi sebanyak 8 besar di masing-masing kecamatan, sehingga keseluruhanya akan berjumlah 32 yang akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta dipotong pajak. Ia menekankan seluruh peserta lomba dan hasil penilaian lomba akan diserahkan ke desa pakraman untuk selanjutnya dilaksanakan pawai di masing-masing desa. Pihaknya juga berharap seluruh elemen yang terlibat saat malam pengerupukan agar tetap menjaga keamanan serta kondusivitas rangkaian Hari Suci Nyepi ini. “Kepada semua pihak termasuk desa pakraman, Babinsa, Babinkamtibmas, Desa/lurah dan STT senantiasa mengawasi lingkungan sekitar agar terjaaga kondusivitasnya serta menaati aturan pelarangan penggunaan sound system saat pawai ogoh-ogoh,” ujarnya. Salah seorang Dewan Juri, I Gede Anom Ranuara bersama I Wayan Butuantara menjelaskan, aspek penilaian lomba ogoh-ogoh ini meliputi tema, proposional, kombinasi dengan teknologi, ornamen serta penggunaan warna. Selain itu, dilaksanakannya kegiatan ini guna menyosialisasikan tentang pakem-pakem penting dalam ogoh-ogoh sebagai uperengga dalam rangkaian Hari Suci Nyepi. “Kami berharap pemahaman tentang seni budaya yang memiliki pakem seperti ogoh-ogoh ini dapat disosialisasikan sejak dini, sehingga pembuatan ogoh-ogoh dapat sesuai dengan tattwa agama Hindu,” jelasnya. Sementara Ketua ST. Eka Dharma Canti, I Putu Oka Mahendra sangat menyambut baik adanya lomba ogoh-ogoh. Dimana, selain menjadi wahana kompetisi juga dapat menjadi wadah edukasi tentang pemahaman tattwa agama serta membangkitkan kebersamaan dan gotong royong di dalam STT. “Kami sangat menyambut baik kegiatan ini dan semoga dapat dilaksanakan setiap tahun untuk mendukung kreativitas STT di Kota Denpasar,” ujarnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Polemik Kajang-Tirta, Klian Pura Tangkas Minta Pasemetonan Tenang

balitribune.co.id | Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta, mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak memperkeruh polemik terkait Kajang dan Tirta Kawitan. Persoalan ini sebelumnya melibatkan pihak Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.