Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

200 Offroader Bali Ramaikan “ Gas Bareng Pekutatan”

Peserta kelas fun melintasi hutan karet Pekutatan

BALI TRIBUNE - Sebanyak 200 offroader   dari pelbagi klub  mobil berpengerak gardan ganda  Bali seperti SJC, Atap Langit, SKIn, Verbal, Laksamana, BLRO, Garuda, Yukara, Jangkrik Bali, PTO, Master 4x4, LHB ,Laksamana, Kaung Bali,  meramaikan event  Gas Bareng Pekutatan, Sabtu- Minggu (12-13/5) akhir pekan lalu. Panita Gas  Bareng Pekutatan  Made Wirawan mengungkapkan,   event yang dihelat desa adat dan didukung penuh Ikatan Motor Indonesia (IMI) pengprov Bali serta Indonesian Offroad Federation (IOF) Pengda Bali  digelar  untuk menyalurkan hobby offroader Bali “ Event ini juga bertujuan  mencari sumbangan (dana punia) bagi Banjar setempat. Karena itu biaya pendaftaraan peserta.  akan disumbangkan untuk  Banjar setempat,” kata Wirawan Wirawan menjelaskan event Gas Bareng Pekutatan  dibagi dalam dua kelas. Kelas Ekstrem(Rp 200.000)  dan kelas Fun (Rp 150.000). Meskipun  hanya sekedar menyalurkan Hoby, tegas dia  event ini tetap mengedapankan regulasi IOF. “ Khusus yang turun dikelas Ektrem peserta diwajibkan menggunkan winch dan roolbar . Begitupun dikelas Fun tetap didampingi mobil yang memiliki winch. Karena event ini benar-benar menekankan Safety,” kata Wirawan lagi. Hutan  karet Pekutatan memiliki trek yang cukup menantang diantaranya grenlaning, muding , hingga crowling.

wartawan
Hendrik B Kleden
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.