Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

21 Hari PascaBanjir Bandang, 25 Rumah di Tengading Masih Terendam Banjir

tergenang
Bali Tribune / TERGENANG -  Hingga saat ini 25 rumah warga di Banjar Tengading, Desa Antiga Kelod, Manggis, Karangasem masih tergenang banjir

balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki hari ke 21 pasca banjir bandang di Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem pada 10 dan 12 September 2025, saat ini sebanyak 25 rumah warga di wilayah Banjar Dinas Tengading masih terendam banjir. Kendati demikian, genangan banjir sudah berangsur surut dari sebelumnya setinggi lutut hingga dada orang dewasa, saat ini genangan banjir sudah setinggi 40 hingga 70 Centimeter. 

Surutnya genangan banjir ini disambut gembira oleh warga setempat, karena akhirnya mereka bisa kembali ke rumah. Bahkan sebagian besar warga sudah membersihkan lumpur sisa banjir dari dalam rumah mereka, termasuk membersihkan perabot rumah mereka yang sempat terendam banjir. “Perkembangannya sangat bagus sekali pak, BPBD, PMI dan relawan sudah berjuang keras menyedot genangan banjir dan mengalirkannya ke Sungai Tukad Betel. Saat ini rumah yang masih tergenang itu sekitar 25 rumah dengan ketinggian antara 40 hingga 70 Centimeter,” ucap I Wayan Sudana, warga dusun setempat yang rumahnya ikut terendam banjir, Rabu (1/10/2025).

Dikatakannya, saat ini memang masih ada warga yang mengungsi, namun sebagian besar sudah balik ke rumah mereka. Namun hampir seluruh kasur milik warga yang rumahnya tetrendam banjir sudah tidak bisa dipergunakan lagi. Beruntung warga sudah menerima bantuan kasur dari sejumlah relawan dan donatur.

Sementara itu, sampai saat ini BPBD Karangasem bersama PMI dan relawan masih terus berupaya memompa genangan banjir di pemukiman warga tersebut. Belajar dari kejadian banjir tahun-tahun sebelumnya, menurut warga setempat genangan banjir baru akan benar-benar surut dalam satu bulan dari mulai banjir. Warga juga menyebutkan, kejadian banjir bandang yang menyebabkan rumah warga tergenang seperti ini sudah terjadi empat kali, hanya saja saat ini yang terparah karena diterjang dua kali banjir dalam rentang dua hari. Dalam mengatasi banjir ungkap warga, pada masa pemerintahan Bupati I Wayan Geredeg, pompa yang dipergunakan dua kali leebih besar dari yang pergunakan saat ini, sehingga waktu itu genangan banjir bisa surut dengan cepat.

Pada masa pemerintahan Bupati IGA Mas Sumatri kala itu juga terjadi terjangan banjir bandang, namun genangan banjir saat itu tidak terlalu tinggi dan bisa segera surut, karena saat erupsi Gunung Agung kala itu, Bupati IGA Mas Sumatri mengambil tindakan cepat dengan mengeruk dasar sungai Tukad Betel hingga cukup dalam sehingga saat banjir bandang sungai tersebut bisa menampung dan menahan debit air yang cukup besar.

wartawan
AGS
Category

Dirjen Pajak Hapus Sanksi Keterlambatan SPT Orang Pribadi 2025 hingga 30 April 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memberikan kebijakan relaksasi bagi wajib pajak orang pribadi terkait pelaporan dan pembayaran Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025. Melalui siaran pers yang diterbitkan pada Senin (30/3), DJP mengumumkan penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran dan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan Orang Pribadi hingga 30 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Penerima Bantuan Pangan di Tabanan Meningkat Jadi 38 Ribu KPM

balitribune.co.id I Tabanan - Jumlah penerima bantuan pangan di Kabupaten Tabanan di 2026 ini mengalami peningkatan dari 20.000 menjadi 38.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kenaikan jumlah penerima ini juga diikuti dengan penyaluran bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap keluarga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta Pimpin Prosesi Nedunang Ida Bhatara Batumadeg di Pura Besakih

balitribune.co.id | Amlapura – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, memimpin langsung prosesi Nedunang Ida Bhatara Batumadeg di Pura Besakih, Karangasem, Senin (30/3/2026). Prosesi ini merupakan bagian dari rangkaian karya agung Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) yang rutin dilaksanakan di pura terbesar di Bali tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Klungkung Siap Rehab 36 Unit Rumah Tak Layak Huni

balitribune.co.id I Semarapura - Hingga saat ini masih ada ratusan warga Kabupaten Klungkung yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ini dibuktikan dengan adanya ratusan usulan bedah dan rehab rumah yang masuk ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung. Namun, karena keterbatasan anggaran, Pemkab Klungkung baru baru dapat menganggarkan sebanyak 36 unit rehab rumah dan 28 unit bedah rumah di tahun 2026 ini. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.