Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

348 Bonsai Berskala Nasional Kontes di Puspem Badung

Bonsai
Asisten Pemerintahan dan Kesra I.B.A Yoga Segara, saat membuka Kontes Bonsai Berskala Nasional di Kabupaten Badung, Rabu (25/10) di Puspem Badung.

BALI TRIBUNE - Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Badung menggelar Kontes Bonsai Berskala Nasional di Puspem Badung. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut sekaligus memeriahkan HUT ke-8 Ibukota Kabupaten Badung, Mangupura.


Sedikitnya ada 348 peserta dari beberapa daerah di Indonesia ikut dalam kontes yang bertemakan  ‘Anggugah Shanti’ alias menciptakan kedamaian ini.


Pembina PPBI Bali, Wisnu Bawa Temaja mengatakan, ada beberapa nilai dalam bonsai. Pertama, bonsai bernilai seni budaya. Kedua bernilai edukatif kepada anak-anak dan masyarakat tentang pohon langka yang belum pernah dilihat, seperti pohon Lohansung, Sentigi, Kupak landak, dan sebagainya. Ketiga, bernilai ekonomis. “Di sini sudah ada transaksi antar penggemar dan penghobi mereka. Bahkan pada hari yang ketiga mencapai Rp 500 juta,” terangnya.
Sementara keempat, bonsai dikatakan bernilai estetika dan sebagai ajang berkumpulnya para penggemar bonsai.

Sementara itu Ketua PPBI Cabang Badung, Dewa Made Susana mengatakan, kontes tersebut dilaksanakan selama tujuh hari, yakni 22-29 Oktober 2017 di areal Parkir Timur Jaba Pura Lingga Bhuwana, Puspem Badung. “Adapun jumlah peserta yang ikut kontes adalah 348 orang yang berasal dari Surabaya, Bekasi, Semarang, Malang, Situbondo, Bondowoso, Madura, Sumbawa, Lombok, dan Bali,” rincinya.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.