Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

6 Bulan Berlalu, Berkas Judi Pacuan Kuda Belum P - 21

Bali Tribune/surat petunjuk dari Kejati Bali untuk Polresta Denpasar (ist).

balitribune.co.id | Denpasar - Bola panas judi pacuan kuda dengan tersangka bule asal Australia, Michael Jerome Le Grand (47) kembali bergulir. Ini seiring berkas perkara warga negara Ausie itu belum dinyatakan lengkap alias P - 21 oleh pihak Kejaksaan, sehingga belum bisa dibawa ke meja persidangan. Padahal pengungkapan kasus judi pacuan kuda oleh Polresta Denpasar ini sudah lebih dari enam bulan.
 
Dugaan kuat, ada "skenario" supaya kasus ini dihentikan. Ada tiga hal membuat kecurigaan agar kasus ini tidak sampai ke meja persidangan. Pertama, kasus ini sempat mencuat "aroma" tidak sedap karena diduga kasusnya sempat dihentikan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Denpasar. Kedua, lokasi kejadian masuk wilah hukum Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung tetapi penyidik malah melimpahkan berkasnya ke Kejari Denpasar. Padahal surat petunjuk dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali agar berkas perkara judi pacuan kuda itu dikirim sesuai dengan locus delicti, yaitu ke Kejari Badung. Dan terakhir, hingga saat ini tersangka yang merupakan seorang warga negara asing tetapi tidak dilakukan penahanan. 
 
Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Mikael Hutabarat yang dikonfirmasi Bali Tribune akhir pekan kemarin, membenarkan bahwa berkas perkara judi pacuan kuda itu belum dinyatakan lengkap oleh pihak Kejari Denpasar. "Iya, berkasnya masih P - 19. Petunjuk dari jaksa banyak sekali," ungkapnya. 
 
Dikatakan mantan Kasat Reskrim Polres Badung dan Buleleng ini, kendala paling utama adalah para saksi telah pergi ke luar negeri. Sehingga belum bisa dimintai keterangan sesuai dengan petunjuk dari jaksa. "Masalahnya, saksi - saksi yang ada di lokasi kejadian saat itu ada keluar negeri," ujar perwira dengan pangkat satu melati di pundaknya ini.
 
Terkait lokasi kejadian yang merupakan wilayah hukumnya Kejari Badung, alumni Akpol 2007 ini mengiyakan bahwa itu wilayahnya Kejari Badung. Namun ia enggan menjelaskan alasan berkas perkaranya dilimpahkan ke Kejari Denpasar. "Iya, masuk wilayah Kejari Badung," jawabnya. 
 
Sementara Kasi Pidum Kejari Denpasar, Nyoman Bela Atmaja yang dikonfirmasi dalam pemberitaan sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya telah menerima SPDP dan berkas perkara atas nama Jerome Le Grand. Bahkan, pihaknya juga telah menunjuk dua orang Jaksa Penuntut Umum (JPU). “SPDP sudah ada, tapi berkasnya belum masuk. Dan kami tidak tolak untuk dilimpahkan ke Kejari Badung. Buktinya sudah ada penunjukan jaksanya, Bu Widya dan Bu Desi,” katanya saat itu. Namun dikonfirmasi terbaru via pesan singkat akhir pekan kemarin belum direspon. 
 
Seperti diberitakan sebelumnya, bule asal Negeri Kanguru itu ditangkap anggota Unit V Judi dan Susila (Jusil) Sat Reskrim Polresta Denpasar diduga saat menggelar judi pacuan kuda di The Goat The Pub Of Seminyak, Jalan Raya Kayu Aya A No. 176 Kuta, Sabtu (25/6) pukul 14.30 Wita. Ia diamankan bersama dua asisten pribadinya yang cantik, Gri Lestari (38) dan Anggie Ayu Febbyan (22). Kasus ini sempat menarik perhatian publik karena diduga ada “aroma” tidak sedap lantaran sempat mencuat informasi kasusnya dihentikan karena tersangka telah berdamai dengan pihak Kepolisian. Sebab, setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Unit V Sat Reskrim Polresta Denpasar lebih dari sehari, namun status para tersangkanya tidak jelas. Bahkan mereka dilepas secara bertahap setelah isteri Michael Jerome dan orang kepercayaannya bernama Cevin mendatangi Sat Reskrim Polresta Denpasar. "Setelah orang kepercayaannya itu datang ke Polresta, baru dipulangkan. Bule Australia (Michael – red) ini pulang jam lima sore, dua jam kemudian jam tujuh malam baru hostnya cewek dua orang ini dipulangkan,” ungkap seorang sumber saat itu. 
 
Michael Jerome Le Grand adalah Direktur The Goat The Pub Of Siminyak. Saat penangkapan, selain mengamankan para tersangka tersebut, polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti, seperti satu buah laptop Asus warna ungu, satu layar televisi merk Sharp, satu bundel rekapan manual taruhan dan uang tunai sebesar Rp 22 juta. Untuk diketahui, The Goat The Pub Of Siminyak bukanlah lapangan atau tempat untuk pacuan kuda. The Goat The Pub Of Siminyak adalah sebuah restauran berlantai dua yang dikemas dengan life musik.
wartawan
RAY
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Ada BAP Palsu

balitribune.co.id | Denpasar – Babak baru persidangan sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, mengungkap sejumlah fakta di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis (24/9/2026). Tim kuasa hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menilai kasus yang menimpa kliennya merupakan bentuk kriminalisasi yang diwarnai dugaan rekayasa dokumen dan BAP palsu.

Baca Selengkapnya icon click

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.