Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

70 Kilometer Jalan di Nusa Penida Rusak

RUSAK - Kawasan Wisata di Nusa Penida sayangnya akses jalan rusak

BALI TRIBUNE - PKepariwisataan di Kecamatan  Nusa Penida,  Klungkung  saat ini sudah berkembang sangat pesat. Namun sangat disayangkan  perkembangan yang positif ini tidak didukung dengan fasilitas infrastruktur yang memadai, seperti jalan-jalan menuju obyek wisata unggulan di Nusa Peida.  Sekitar 70 kilometer jalan di wilayah tersebut   hancur  dan rusak berat.  Dari pantauan  media, diketahui  jalan di wilayah Dusun Sompang, Desa Bunga Mekar, kondisinya sangat memprihatinkan. Sejatinya jalur  jalur  jalan menuju kawasan tersebut  merupakan akses ke objek wisata yang kini lagi viral seperti Broken Beach dan Angel Billabong. Salah seorang driver  mobil pariwisata di Nusa Penida, I Made Sugita saat itu ditemui menyebutkan, kondisi jalan yang rusak  parah inilah yang sering dikomplin para wisatawan yang berkunjung kekawasan tersebut. Utamanya para wisatawan yang berwisata mengendarai roda empat mereka seperti dikocok oleh jalan rusak tersebut ,tentu saja dirinya merasa kurang nyaman saat menikmati pemandangan yang ditemuinya. Bukan masalah dengan jalan rusak saja para wisatawan ini kerap juga  dihadapkan dengan kemacetan yang sampai mereka patah semangat karena mereka memundurkan kendaraan juga tidak  bisa apalagi maju.  Menurutnya hal itu  karena pada umumnya jalan di wilayah Nusa Penida masih  tergolong  rata rata sangat sempit."Jadi harus saling  mengerti dalam berlalu lintas biar bisa lewat, harus ada yang mengalah,” ujarnya.  Padahal menurut wisatawan yang berkunjung bahwa  objek wisatanya bagus bagus sayangnya jalan menuju lokasi obyek wisata itu sangat sempit dan sangat rusak,imbuhnya. Dirinya mengimbau kepada pemerintah untuk bisa segera  melakukan perbaikan, pelebaran jalan.  Pelaksana tugas (PIt) Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PU-PRKP) Kabupaten Klungkung, Ida Bagus Gede Eka Putra dihubungi, Senin (27/8), tidak menampik kondisi jalan banyak yang rusak di wilayah Nusa Penida saat ini. Disebutkan pula saat ini kondisi jalan yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan dari Pemerintah bisa  mencapai  panjang 70 kilometer dari total 229 kilometer jalan keseluruhan. Terdiri dari rusak ringan, sedang hingga berat. Panjang jalan rusak itu di luar jalan non status. Namun kondisi ini akibat  keterbatasan anggaranmenjadi kendala oleh pemerintah untuk melakukan perbaiki jalan rusak diNusa Penida. Sehingga pemerintah harus melakukan skala prioritas. "Misalnya pertimbangan kepadatan aktivitas serta azas manfaatnya,” ujarnya beralasan. Disebutkannya, untuk  tahun ini Pemkab Klungkung hanya bisa melakukan perbaikan kualitas jalan sepanjang 30 kilometer dengan anggaran total Rp 35 miliar.Sedangkan tahundepan, perbaikan diusukan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sepanjang 21 kilometer. Selain itu juga diusulkan melalui dana lain. Dirinya belum bisa dipastikan  berapa panjang jalan yang bisa diperbaiki termasuk anggarannya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.